Politeknik
Browser SMK
SIAP KEMBALI KE PONDOK PESANTREN BINA INSANI CIREBON PULUHAN SANTRI ASAL PURWASUKA DISWAB ANTIGEN
0 Komentar 182 pembaca

SIAP KEMBALI KE PONDOK PESANTREN BINA INSANI CIREBON PULUHAN SANTRI ASAL PURWASUKA DISWAB ANTIGEN

Kesehatan

KOTABARU,INFONUSA-NEWS.COM- Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki ciri khas berbeda dengan pendidikan lainnya diantara perbedaan yang di miliki pondok pesantren adalah para santri atau siswa ditekankan untuk lebih banyak mengjaga Kesehatan dan habiskan waktunya di areal pondok pesantren hal ini semata- mata agar semua kegiatan dipesantren dapat diikuti dengan intern serta istiqomah oleh masing -masing santri.

Menjelang berangkat k e pondok pesantren Puluhan santriwan dan santriwati dari Kota Cikampek Kotabaru dan purwakarta subang yang akan berangkat ke pondok Pesantren Bina Insani Mulya 1 Cirebon menjalani swab antigen, Rabu pagi (21/7/ 2021).

Swab dipusatkan di Pos Polisi Mutiara desa Jomin Barat Kecamatan kotabaru Karawang dihadiri para orang tua wali santri dan ketua panita dan koordinatornya di swab oleh tenaga kesehatan dari Praktek Dokter Muhammad Azhari Maulana CV.Athar Sehat Medika beralamat di jl raya klari Karawang dari hasil swab tersebut ke 11 santriwan satriwati hasilnya Non Reaktif alias Negatif "artinya anak anak santri ini sehat dan sudah bisa diberangkatkan " ucap H.Endin Bungsu kepada infonusa -news com. Rombongan tersebut nantinya dibagi 4 kelompok dengan dibagi waktunya

H. Endin (Bungsu) salah satu orang tua murid santri dari Dian Aprida Anugrah asal Kotabaru ini menjelaskan, Sebenarnya kemarin para santri dan santriwati sudah masuk ke pesantren masing-masing. Hanya dari kita saja sebagai orang tua harus mempersiapkan fisik anak- anak meliputi kondisi tubuh juga persiapan Non Fisik persiapan mental juga perlu dipersiapkan guna menimba ilmu agama dipondok pesantren " ucap H.Endin.

Mereka sebagian besar berangkat dengan memakai kendaraan rental atau Bis Pariwisata salah satunya yang dari pondok pesantren Bina Insani Cirebon sebanyak 11 orang diberangkatkan ke ponpes Bina Insani Cirebon dengan bis Pariwisata Sahabat Prima dengan kapasitas 17 tempat duduk namun hanya di isi 11 santriwan dan satriwati hal ini guna menjaga jarak satu dan lainnya kata H.Endin.

“Waktu pulang dari Cirebon anak anak santri sama juga di lakukan swab.antigen Dan sekarang akan berangkat pun diswab antigen lagi maka kita sebagai orang tua santri wajib bertanggung jawab menjaga prokes, termasuk swab untuk memastikan sebelum masuk ke pesantren,” ucap Kang Haji sapaan akrab H.Endin (Bungsu).

hal tersebut di amini oleh bu Sholeh wali santri kls 11 ia menambahkan, swab santri dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus ditambah dengan melakukan prokes yang ketat " dari cikampek di swab antigen ke 11 santri sesampainya di Cirebon juga akan dilakukan hal yang sama sebelum memasuki areal pondok pesantren " Kata ibu Sholeh.

Senada juga disampaikan Nurhamzah koordinator santri ini sebagai syarat masuk ke Pesantren untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Salah satu syarat masuk ke pesantren harus swab. Senin sudah berangkat masuk ke sana dan insya Allah bebas Covid,semua dan para santrinya juga sehat sehat kata Hamzah

Hamzah menegaskan santri yang telah di-swab akan menerima surat hasil rapid tes antigen. Meski hasil swabnya negatif, para santri tetap harus menerapkan protokol kesehatan 5 M. “Kalau hasilnya positif langsung isolasi mandiri di rumah isoman tdk di izin kan berangkat Sampai saat ini hasilnya negatif semua. Mudah mudahan semua negatif,” ucapnya

Dihubungi terpisah sekjen MUI Kotabaru Ustad Mulyana mengatakan dalam hal ini bekal para santri harus mempersiapkan mental ketika akan berangkat ke pondok untuk menimba ilmu kepesantren sudah sebaiknya diawali dengan niatan yang baik serta murni untuk menggapai ridho Alloh SWT menghilangkan kebodohan dan lain sebagainya ,kesuksesan kita (santri) tidak terlepas dari pada doa dan perjuangan orang tua " orang tua selalu mendoakan anaknya guna menggali ilmu agama dipesantren agar sukses dan sebaliknya anak juga harus mendoakan orang tua ketika berada dipesantren ,hanya pesan karena saat ini sedang ada wabah maka ikuti peraturan dengan protokol kesehatan dengan 5 M ,salah satunya jaga jarak dan memakai masker itu upaya lahirlah sedang batinnya berdoa kepada Alloh Hanya Alloh yang maha menjaga dan maha Kuasa atas segala sesuatu kepada Alloh lah berserah diri "pungkasnya. (Ajp).

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

 

STRUKTUR ORGANISASI
MEDIA ONLINE
INFO-NUSA.COM
Pimpinan Redaksi : Iwan, ST.,S.Kom.,MM
Biro Kab. Karawang : Tarman Seherman
Biro Kab. Purwakarta : T. Seherman
Biro Kab. Subang : Tajudin
Bidang IT : Deni Akbar
Bidang Video : Wawan Setiawan
Wartawan : Tarman Seherman
  : Asep Jaya Pranata
  : Dimas Prasetiawan
  : Ilham Abdulah
  Abdul Rojak
                                        : Suntari                         




Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top