Bupati Sukabumi Buka Kejurda Karate Piala Bupati III, Dorong Pembinaan Atlet Daerah
Olah Raga    Minggu 11 Januari 2026    04:08:01 WIBSUKABUMI — Bupati Sukabumi Asep Japar membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Tournament dan Festival Karate Piala Bupati Sukabumi III se-Jawa Barat 2026 di GOR Venue Tinju, Palabuhanratu, Sabtu (10/1/2026). Ajang ini diikuti ratusan atlet dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Pembukaan kejuaraan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam, jajaran Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Asep Japar menegaskan Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III menjadi bagian penting dari upaya pembinaan dan pengembangan atlet, khususnya cabang olahraga karate. Menurut dia, kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan mempererat silaturahmi antarkarateka di Jawa Barat.
“Kejuaraan ini bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, sportivitas, dan persaudaraan di antara para atlet,” ujar Asep.
Ia berpesan agar seluruh atlet menampilkan kemampuan terbaik, bertanding secara optimal, serta menjunjung tinggi nilai fair play. Kemenangan, kata dia, harus diraih secara terhormat, sementara kekalahan diterima dengan lapang dada.
“Persaingan hanya ada di arena pertandingan. Di luar arena, kita semua adalah saudara dalam keluarga besar karate Indonesia,” ucapnya.
Asep juga mengingatkan para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara profesional, objektif, dan adil sesuai ketentuan. Ia berharap kejuaraan ini melahirkan bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Forki Kabupaten Sukabumi M Kamaludin Zen menilai atlet karate di Sukabumi memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Forki, kata dia, berkomitmen membenahi manajemen pembinaan atlet, termasuk dukungan pembiayaan bagi perguruan dan dojo.
“Saat ini terdapat delapan dojo aktif di Kabupaten Sukabumi. Pada 2026, kami fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi dengan target meraih medali emas, perak, dan perunggu,” ujarnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Budiarkah menjelaskan, kejuaraan ini diikuti delapan perguruan karate di Sukabumi, yakni BKC, Budokai, Gabdika, Gokasi, Inkai, Inkanas, Shokaido, dan Wadokai, dengan dojo yang tersebar di berbagai kecamatan.
Sebanyak 608 atlet ambil bagian dan bertanding di 704 kelas. Panitia menyiapkan total hadiah pembinaan Rp 29 juta. Juara Umum I memperoleh Piala Bupati Sukabumi dan uang pembinaan Rp 10 juta, Juara Umum II meraih Piala Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta uang pembinaan Rp 7 juta, sedangkan Juara Umum III mendapatkan Piala Ketua Forki Kabupaten Sukabumi dan uang pembinaan Rp 5 juta.
Selain itu, penghargaan Best of the Best Kumite Under 21 Putra disertai uang pembinaan Rp 1 juta. Panitia juga memberikan uang pembinaan masing-masing Rp 2,5 juta bagi dojo asal Kabupaten Sukabumi dan dari luar daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi bersama jajaran secara simbolis menyerahkan medali kepada para atlet di sejumlah kategori, di antaranya Pra Usia Dini dan Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri.***Dadan




























