Tumbuhkan Mimpi Sejak Dini, Ratusan Siswa Cabangbungin Beradu Kreativitas di FLS3N
Pendidikan    Kamis 16 April 2026    13:24:37 WIBBekasi - Riuh tepuk tangan dan semangat kebersamaan mewarnai halaman SDN Jayalaksana 02 dan SDN Jayalaksana 01, Kamis (16/04/2026). Ratusan siswa dari 30 sekolah dasar se-Kecamatan Cabangbungin larut dalam atmosfer kompetisi yang hangat dan penuh kreativitas dalam ajang Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan.
Lebih dari sekadar perlombaan, FLS3N menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengenali potensi diri sekaligus membangun keberanian tampil di hadapan publik. Dari panggung seni hingga lomba sastra, setiap peserta membawa semangat yang sama: menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Ajang tahunan ini juga menjadi gerbang awal bagi lahirnya talenta-talenta muda yang kelak akan mewakili Cabangbungin di tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Kabupaten Bekasi hingga kancah nasional.
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran pengurus PGRI, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), para kepala sekolah, guru pendamping, serta tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan kuat terhadap pengembangan minat dan bakat siswa sejak usia dini.
Ketua panitia pelaksana, Sobari, menegaskan bahwa FLS3N bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana membangun kepercayaan diri dan mempererat hubungan antarsekolah.
“Kami ingin anak-anak berani tampil, percaya diri, dan saling mengenal satu sama lain. Dari sini tumbuh rasa persaudaraan sekaligus kecintaan terhadap seni dan budaya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan FLS3N merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan.
Di tengah tantangan perkembangan zaman, Sobari menilai kegiatan positif seperti ini menjadi benteng penting bagi siswa. Kesibukan dalam kegiatan produktif diyakini mampu mengarahkan energi anak-anak ke hal-hal yang membangun.
“Sekolah harus menjadi pusat pembentukan karakter. Tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang beretika, kreatif, dan berdaya saing,” katanya.
Melalui FLS3N, harapan itu ditanamkan bahwa dari ruang-ruang sederhana di sekolah dasar, mimpi-mimpi besar anak bangsa mulai disemai.***Red Samsudin




























