Habbina
LISDA, Ikhtiar Kota Sukabumi Hadirkan Kebijakan Berbasis Data dan Akal Sehat Publik
1 Komentar 100 pembaca

LISDA, Ikhtiar Kota Sukabumi Hadirkan Kebijakan Berbasis Data dan Akal Sehat Publik

POLRI

KOTA SUKABUMI - Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan disinformasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi berupaya memperkuat fondasi pengambilan kebijakan berbasis data. Upaya itu diwujudkan melalui inovasi Literasi Statistik Daerah (LISDA), sebuah gerakan yang mendorong aparatur, akademisi, hingga masyarakat untuk lebih melek data.

Kepala Bidang Statistik, Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo, Cepi Suryadi Marwan, menegaskan bahwa kebijakan publik yang tepat sasaran harus disusun berdasarkan data yang akurat dan terkelola dengan baik.

“Kebijakan atau perencanaan yang disusun itu diharapkan berdasarkan data yang sudah ada,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (27/2/2026).

Menurut Cepi, lahirnya LISDA dilatarbelakangi oleh sejumlah tantangan. Di antaranya masih minimnya analisis mendalam terhadap data di internal pemerintah daerah, belum optimalnya pemanfaatan kumpulan data (dataset) yang telah tersedia di portal opendata.sukabumikota.go.id, serta maraknya penyebaran hoaks yang memelintir data statistik sehingga memicu disinformasi di ruang publik.

Melalui LISDA, Diskominfo menyasar tiga pilar utama.

Pertama, aparatur pemerintah. Penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola data dilakukan melalui workshop visualisasi dan storytelling data. Harapannya, data tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga diolah dan disajikan secara informatif untuk mendukung proses perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Kedua, kalangan akademisi. LISDA membuka ruang kolaborasi melalui kompetisi pengolahan dataset serta jalur magang khusus analisis data sektoral bagi mahasiswa. Inisiatif ini diharapkan melahirkan riset-riset berbasis data Kota Sukabumi yang dapat menjadi rujukan dalam perbaikan kebijakan dan pelayanan publik.

“Sehingga diharapkan rekan-rekan mahasiswa bisa menghasilkan penelitian menggunakan dataset Kota Sukabumi yang bermanfaat untuk pembangunan dan pelayanan publik,” tambahnya.

Ketiga, masyarakat umum. Literasi statistik akan diperluas lewat kehadiran pojok literasi digital di ruang-ruang publik. Diskominfo juga menggandeng Badan Pusat Statistik untuk memperbanyak program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik).

Saat ini, baru dua kelurahan yang menyandang predikat tersebut, yakni Kelurahan Cikundul dan Kelurahan Citamiang. Ke depan, program ini diharapkan menjadi motor penggerak budaya sadar data hingga tingkat wilayah terkecil.

Di era ketika angka kerap dijadikan alat pembenaran, LISDA menjadi pengingat bahwa data bukan sekadar deretan statistik, melainkan fondasi akal sehat publik. Dari Sukabumi, penguatan literasi statistik menjadi langkah sunyi namun strategis menuju tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, terukur, dan berdampak nyata bagi warga.***Dadan Sundana

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini