Semangat dari GOR Ewangga: Saat Voli Putri Menghidupkan Harapan Kuningan
Olah Raga    Sabtu 11 April 2026    00:52:33 WIBKUNINGAN - Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai penonton memenuhi Gelanggang Olahraga (GOR) Ewangga, pada (10/4/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada lapangan, menyaksikan laga ekshibisi bola voli putri yang mempertemukan tim elite Proliga, Wahana Ajaib, dengan kampiun Kejuaraan Daerah, Mutiara Galuh.
Namun pertandingan ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Di balik setiap smash keras dan blok rapat, terselip harapan besar tentang masa depan olahraga di daerah.
Inisiatif yang digagas Wahana Ajaib itu menjelma menjadi panggung pembinaan atlet sekaligus pemantik gairah sport tourism di Kabupaten Kuningan. Masyarakat tak hanya disuguhi pertandingan berkualitas, tetapi juga merasakan energi baru yang menghidupkan ruang publik dan ekonomi lokal.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, mulai dari Penasihat Kapolri sekaligus Komisaris Utama Ajaib Group Andi Gani Nena Wea, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriyani, hingga Ketua DPRD yang juga memimpin PBVSI Kuningan, Nuzul Rachdy. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa olahraga kini dipandang sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya hiburan, melainkan investasi jangka panjang. Ia melihat potensi besar dari sport tourism yang mampu menarik kunjungan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Ini bukan sekadar pertandingan. Ini motivasi bagi atlet lokal dan peluang bagi Kuningan untuk dikenal lebih luas,” ujarnya.
Atmosfer pertandingan yang kompetitif membuat penonton tak beranjak. Jual beli serangan berlangsung sengit, memperlihatkan kualitas permainan yang tak kalah dengan panggung nasional. Semangat itulah yang kemudian memantik apresiasi langsung dari Andi Gani Nena Wea.
Secara spontan, ia memberikan bonus kepada kedua tim sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para atlet.
“Menang atau kalah itu biasa. Yang penting semangat dan terus berkembang. Kuningan harus melesat,” ucapnya, disambut gemuruh penonton.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa laga ini merupakan bagian dari langkah besar untuk mendorong kemajuan voli di daerah. Bahkan, wacana menjadikan Kuningan sebagai tuan rumah salah satu zona kejuaraan nasional mulai digulirkan.
Jika rencana itu terwujud, Kuningan tak hanya menjadi penonton, tetapi pemain penting dalam peta olahraga nasional.
Di tengah gemuruh GOR Ewangga, satu hal terasa jelas: voli telah menjadi lebih dari sekadar olahraga. Ia adalah bahasa harapan, tentang mimpi atlet muda, tentang ekonomi yang bergerak, dan tentang daerah yang ingin terus melesat ke depan.***Red Ading Permana
























