Langkah Bersama Lawan Kusta, Harapan Baru untuk Warga Karawang
Kesehatan    Minggu 12 April 2026    16:57:31 WIBKarawang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang menyambut positif pelaksanaan workshop kusta bagi dokter Puskesmas dan klinik swasta yang digelar oleh Netherlands Leprosy Relief (NLR) di Mercure Hotel Karawang, Sabtu (11/4/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Karawang, Ns. Kurniasih, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat kapasitas tenaga medis di tengah masih ditemukannya kasus kusta di wilayah Karawang.
Menurutnya, pelatihan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini dan penanganan kusta secara tepat. Ia menegaskan, penyakit kusta tidak hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berdampak sosial jika tidak ditangani dengan baik.
“Program ini sangat bagus karena di Indonesia, termasuk Karawang, kasus kusta masih ditemukan. Melalui pelatihan ini, kami berharap dokter di puskesmas maupun klinik swasta dapat melakukan penanganan dan penanggulangan secara lebih optimal,” ujar Kurniasih.
Ia menjelaskan, Dinkes Karawang tidak hanya berperan sebagai tuan rumah kegiatan, tetapi juga menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di lapangan melalui puskesmas, rumah sakit, dan klinik. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari promosi kesehatan, edukasi kepada masyarakat, hingga pengobatan pasien sampai sembuh guna memutus rantai penularan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karawang, dr. Yayuk Sri Rahayu, MKM, mengungkapkan bahwa tantangan penanggulangan kusta di Karawang masih cukup besar. Hal ini ditandai dengan masih ditemukannya kasus pada anak di atas lima persen serta dominasi tipe multibasiler, yang menunjukkan adanya penularan aktif di masyarakat.
“Harapannya, melalui pelatihan ini, kasus kusta dapat ditemukan lebih dini dan diobati secara tepat sehingga tidak terjadi penularan maupun kecacatan. Dengan demikian, Karawang bisa mencapai status non-endemis,” jelasnya.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan mitra internasional dalam memperkuat sistem layanan kesehatan, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat, bebas stigma, dan terbebas dari kusta.***Red Emn
























