Habbina
Dari Plered untuk Indonesia: Harapan Perajin Genteng Menguat Lewat Program Nasional
0 Komentar 129 pembaca

Dari Plered untuk Indonesia: Harapan Perajin Genteng Menguat Lewat Program Nasional

Pemerintahan

PURWAKARTA - Di tengah deru roda ekonomi yang terus berputar, harapan baru tumbuh dari sentra genteng di Plered, Kabupaten Purwakarta. Program gentengisasi nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto resmi dimulai pada April 2026, membawa angin segar bagi ribuan perajin lokal di berbagai daerah.

Program ini tidak sekadar mengganti atap rumah, tetapi juga menjadi upaya nyata meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menggerakkan industri dalam negeri.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, turun langsung meninjau kesiapan program tersebut saat mengunjungi sentra produksi genteng di Plered, tepatnya di PG Padi Super, Desa Pamoyanan, Selasa (14/4). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

Sebanyak 72 perajin genteng lokal berkumpul, menerima pengarahan sekaligus sosialisasi terkait pelaksanaan program yang diharapkan mampu membuka akses pasar lebih luas bagi produk mereka.

Langkah awal program ini ditandai dengan pengiriman sekitar 44.000 genteng dari Plered. Jumlah tersebut menjadi simbol kontribusi nyata perajin lokal dalam mendukung program strategis nasional yang mengedepankan penggunaan produk dalam negeri.

Dedi Mulyadi menegaskan, selama ini genteng dari Jatiwangi sudah lebih dahulu dikenal dalam program serupa. Namun, menurutnya, kualitas genteng dari Plered tidak kalah bersaing.

“Daerah lain di Jawa Barat, termasuk Plered, juga memiliki kualitas produk yang tidak kalah baik dan layak untuk menembus pasar nasional,” ujarnya.

Keterlibatan Plered sendiri merupakan hasil usulan yang telah dibahas bersama Menteri PKP dalam pertemuan di Jakarta pada Maret 2026. Kini, usulan itu mulai terealisasi dan membuka peluang baru bagi perajin lokal.

Distribusi genteng dalam skala besar yang melibatkan ratusan truk diharapkan mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat. Bukan hanya memperluas pasar, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung industri genteng tradisional.

“Keterlibatan aktif perajin genteng lokal sangat membantu kelancaran program, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mengutamakan produk dalam negeri,” tegas Maruarar.

Lebih dari sekadar program pembangunan fisik, gentengisasi nasional menjadi instrumen strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi. Dari Plered, cerita tentang kerja keras, harapan, dan kemandirian industri lokal kini mulai menapaki panggung nasional—membawa manfaat yang diharapkan dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri.***Red M. Ags

Author

Profil

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top