Sidak ke Muaragembong, Asep Surya Atmaja Pastikan Layanan Pendidikan dan Kesehatan Tetap Layak untuk Warga
Pemerintahan    Jumat 24 April 2026    18:50:49 WIBBEKASI - Komitmen menjaga kualitas pelayanan publik kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Muaragembong, Jumat (24/4).
Sidak ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Asep ingin memastikan bahwa layanan dasar yang menyentuh kebutuhan masyarakat—mulai dari sekolah hingga puskesmas—benar-benar berjalan optimal, baik dari sisi sumber daya manusia, kualitas pelayanan, hingga kondisi sarana dan prasarana.
Di sektor pendidikan, ia menyambangi beberapa sekolah untuk melihat langsung proses belajar mengajar. Kehadiran guru, interaksi di kelas, hingga aktivitas siswa menjadi perhatian utama. Secara umum, kegiatan belajar dinilai berjalan baik dan kondusif. Namun demikian, Asep menemukan sejumlah persoalan yang tidak bisa diabaikan, terutama terkait kondisi infrastruktur.
Beberapa bangunan sekolah dilaporkan mengalami kebocoran. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan konsentrasi siswa dalam belajar. Ia pun menegaskan perlunya langkah cepat untuk evaluasi dan perbaikan, agar lingkungan pendidikan benar-benar menjadi ruang yang aman dan layak bagi anak-anak.
“Fasilitas yang baik akan sangat berpengaruh pada kualitas pembelajaran. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pesannya.
Sementara itu, pada sektor kesehatan dan pelayanan pemerintahan, hasil pemantauan menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan. Layanan di puskesmas dinilai berjalan baik, termasuk keberadaan fasilitas rawat inap yang sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pesisir seperti Muaragembong.
Asep juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan ke depan, terutama kesiapan operasional selama 24 jam. Menurutnya, akses layanan kesehatan yang cepat dan responsif merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diperkuat.
Selain itu, ia memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan aparatur di lapangan. Kehadiran pegawai dan kualitas pelayanan yang ditunjukkan menjadi indikator adanya komitmen dari jajaran Pemkab Bekasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima.
Sidak ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berhenti pada program, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi Asep, pelayanan yang baik bukan sekadar target administratif, melainkan tanggung jawab nyata kepada warga.***Red-Samsudin
























