Pimpin Apel Perdana, Kapolda NTB: Kalau Belum Bisa Berprestasi, Jangan Mendatangkan Masalah
POLRI    Jumat 22 Mei 2026    11:18:32 WIBMataram, 22 Mei 2026 – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., memimpin apel perdana di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Jumat (22/5/2026).
Apel perdana tersebut menjadi momentum awal konsolidasi jajaran Polda NTB di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan bahwa berbagai hal positif yang telah dilakukan Kapolda NTB sebelumnya, Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., akan dilanjutkan, ditindaklanjuti, dan ditingkatkan melalui program-program yang akan diterapkan ke depan demi kebaikan Polda NTB.
“Apa yang sudah dilakukan oleh Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., akan kita lanjutkan, kita tindak lanjuti, dan kita tingkatkan lagi dengan program-program yang nanti akan kita terapkan demi kebaikan Polda NTB,” ujar Kapolda NTB.
Irjen Pol. Kalingga menekankan bahwa tugas utama Polri adalah sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat. Menurutnya, seluruh personel Polda NTB harus benar-benar memahami dan mengimplementasikan tugas tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
“Sesuai dengan tugas kita, pengayom, pelayan, dan pelindung masyarakat. Bagaimana Polri bisa melayani masyarakat dengan baik, itu yang kita utamakan. Sekali lagi, pelayan, pengayom, pelindung, itu yang kita utamakan,” tegasnya.
Kapolda NTB juga mengingatkan seluruh personel agar menanamkan jiwa melayani dalam diri masing-masing. Ia menegaskan bahwa mindset anggota Polri harus diarahkan untuk melayani masyarakat, bukan meminta untuk dilayani.
“Jiwa melayani harus kita tanamkan. Hilangkan jiwa-jiwa minta dilayani. Itu yang harus kita tanamkan dalam mindset kita. Bagaimana kita melayani masyarakat dengan baik, melindungi, dan mengayomi,” ungkapnya.
Selain pelayanan, pengayoman, dan perlindungan, Kapolda NTB menyampaikan bahwa penegakan hukum juga merupakan bagian penting dari tugas Polri. Namun, seluruh tugas tersebut harus dijalankan dengan profesional, proporsional, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam apel perdana tersebut, Kapolda NTB juga berpesan kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kedisiplinan, loyalitas, dan hirarki organisasi. Ia menekankan bahwa disiplin harus dimulai dari diri sendiri, sedangkan loyalitas harus diberikan kepada organisasi, negara, pimpinan, dan terutama kepada masyarakat.
“Saya minta seluruh jajaran senantiasa menjaga kedisiplinan, loyalitas, dan hirarki. Disiplin kepada diri sendiri, loyalitas kepada organisasi, kepada negara, kepada pimpinan, dan lebih khusus kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolda NTB juga menyampaikan pesan tegas kepada seluruh personel Polda NTB agar menjaga nama baik institusi. Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab moral dan organisasi untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng kepercayaan masyarakat.
“Bagi anggota Polri di Polda NTB, kalau rekan-rekan tidak bisa mendatangkan prestasi bagi organisasi dan institusi, tolong jangan mendatangkan masalah,” tegas Kapolda NTB.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar seluruh personel senantiasa menjaga perilaku, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam bertugas. Setiap tindakan anggota Polri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari, memiliki dampak langsung terhadap citra dan kepercayaan publik kepada institusi.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa arahan Kapolda NTB menjadi penegasan penting bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat orientasi pelayanan kepada masyarakat.
“Bapak Kapolda NTB menekankan bahwa tugas Polri harus berangkat dari jiwa melayani. Ini menjadi pesan kuat bagi seluruh personel agar terus menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Kombes Pol Mohammad Kholid.
Menurutnya, Polda NTB akan terus menjalankan berbagai program yang telah berjalan baik, sekaligus melakukan penguatan terhadap aspek pelayanan publik, pemeliharaan kamtibmas, komunikasi dengan masyarakat, dan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Semangatnya adalah melanjutkan yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang, dan meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat NTB. Arahan Bapak Kapolda juga menjadi pengingat agar seluruh anggota menjaga nama baik institusi dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persoalan bagi organisasi maupun masyarakat,” tutupnya.(*)
.




























