Lancar di H-1 Lebaran, Pemudik Diingatkan Tetap Waspada Demi Selamat Sampai Tujuan
POLRI    Jumat 20 Maret 2026    17:56:07 WIBBekasi – Kabar menggembirakan menyelimuti para pemudik yang melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Memasuki H-1 Lebaran, Jumat (20/03/2026) siang, arus lalu lintas di Kilometer 25 Cibitung terpantau lengang tanpa hambatan berarti.
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang dipadati antrean kendaraan, kini laju mobil dapat melesat stabil hingga kecepatan 100 kilometer per jam. Kondisi ini menjadi penanda bahwa puncak kepadatan arus mudik di jalur utama Jawa Barat mulai terurai.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, membenarkan bahwa volume kendaraan berangsur menurun sejak Kamis sore. Kepadatan yang sempat mengular perlahan mencair hingga Jumat siang.
“Iya, mulai kemarin malam, sampai pagi dan siang hari ini arus mudik lancar, baik di Tol Japek maupun jalur arteri Pantura Kabupaten Bekasi hingga Karawang,” ujarnya.
Seiring membaiknya kondisi lalu lintas, rekayasa contraflow yang sebelumnya diberlakukan dari KM 36 Cikarang hingga KM 70 Karawang resmi dihentikan. Keputusan ini diambil setelah arus kendaraan dinilai kembali normal.
“Puncak arusnya sudah terlewat,” tambahnya singkat.
Meski demikian, data PT Jasa Marga (Persero) menunjukkan skala besar mobilitas masyarakat selama musim mudik tahun ini. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mencatat sebanyak 1.483.703 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek dalam periode H-10 hingga H-3, atau 11–18 Maret 2026.
Angka tersebut meningkat signifikan hingga 30,1 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 1,1 juta kendaraan. Mayoritas pergerakan terdistribusi melalui empat gerbang tol utama, dengan Gerbang Tol Cikampek Utama sebagai titik terpadat menuju arah Trans Jawa.
Di balik kelancaran ini, muncul tantangan baru yang tak kalah krusial: potensi kelalaian akibat kecepatan tinggi. Jalan yang lengang kerap memicu pengemudi untuk memacu kendaraan melebihi batas aman.
Padahal, kondisi jalan tol di wilayah Bekasi hingga Karawang tetap menuntut konsentrasi penuh. Petugas mengingatkan agar pemudik tidak terlena oleh situasi yang tampak nyaman.
Menjaga jarak aman, memastikan kondisi fisik tetap prima, serta mematuhi batas kecepatan menjadi kunci utama keselamatan perjalanan. Sebab pada akhirnya, tujuan mudik bukan sekadar cepat tiba, melainkan pulang dengan selamat untuk bertemu keluarga tercinta di kampung halaman.***Samsudin







Ada 1 Komentar untuk Berita Ini