Menjelang Lebaran, Warga Bekasi Dihantui Kelangkaan Daging Sapi
Daerah    Jumat 20 Maret 2026    18:08:41 WIBKota Bekasi – Aroma Lebaran yang biasanya identik dengan hidangan khas seperti rendang, tahun ini justru dibayangi kegelisahan warga. Di Pasar Baru Kota Bekasi, stok daging sapi dilaporkan menipis drastis, bahkan sejumlah lapak pedagang tampak kosong sejak pagi hari, Kamis (19/3/2026).
Kondisi ini langsung memicu inspeksi mendadak yang dilakukan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Dalam kunjungannya, suasana dialog dengan para pedagang berlangsung hangat namun sarat keluhan. Mereka mengaku pasokan dari distributor tersendat di tengah lonjakan permintaan yang mencapai puncaknya jelang hari raya.
Persoalan yang dihadapi bukan semata lonjakan harga, melainkan ketersediaan barang yang kian langka. Situasi ini menjadi pukulan bagi masyarakat yang telah mempersiapkan tradisi kuliner Lebaran bersama keluarga.
Tri Adhianto mengungkapkan adanya indikasi hambatan di tingkat hulu, khususnya terkait operasional Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Pemerintah daerah, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan distribusi daging kembali normal.
“Informasi yang kami terima ada pembatasan pemotongan di RPH. Ini akan segera kami koordinasikan agar distribusi kembali lancar,” ujarnya.
Upaya lintas sektor kini menjadi kunci. Jika distribusi tidak segera pulih, kekhawatiran akan “Lebaran tanpa daging” bisa menjadi kenyataan bagi sebagian warga Bekasi.
Tak hanya daging sapi, sejumlah kebutuhan pokok lain seperti cabai, bawang merah, dan minyak goreng juga mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan. Tekanan terhadap daya beli masyarakat pun semakin terasa.
Meski demikian, Pemerintah Kota Bekasi memastikan bahwa secara umum stok pangan masih tersedia. Pengendalian harga dan distribusi terus diupayakan agar tetap berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Di tengah situasi ini, warga hanya bisa berharap kestabilan pasokan segera pulih, agar tradisi Lebaran tetap bisa dirayakan dengan hangat di meja makan keluarga.***Samsudin




























