BEGAL BERSENJATA CELURIT DI KARAWANG BABAK BELUR DIHAJAR MASSA USAI BACOK KORBAN
Peristiwa    Selasa 14 April 2026    19:13:11 WIBKARAWANG – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Karawang. Seorang terduga pelaku begal berinisial DK menjadi bulan-bulanan warga setelah gagal melarikan diri usai membacok korbannya di Jalan Raya Dusun Tangkil, Desa Kutaampel, Kecamatan Batujaya, Senin malam (13/4/2026).
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut. Personel gabungan dari Pamapta Polres Karawang dan Polsek Batujaya langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.
"Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Petugas kami sudah mendatangi TKP dan mengamankan situasi," ujar Kapolres Karawang melalui Kasi Humas dalam keterangannya.
Peristiwa bermula saat korban, Aman Suherman (23), seorang mahasiswa asal Desa Karyamulya, sedang dalam perjalanan pulang kerja. Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor.
Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban hingga korban terjatuh. Dalam keadaan terdesak, korban berhasil melarikan diri, sementara pelaku berusaha membawa kabur motor korban dengan cara didorong (stut).
Aksi pelaku tidak berjalan mulus. Teriakan korban yang meminta tolong dengan seruan "Begal!" memancing reaksi cepat warga sekitar. Salah satu pelaku, Doni Kusuma, berhasil dikepung dan ditangkap oleh warga yang geram, sementara satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kepungan.
"Satu terduga pelaku sempat diamankan dan dipukuli warga di lokasi. Namun, petugas dari Polsek segera mengamankan pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri yang lebih fatal," tambah Kapolres Karawang melalui Kasi Humas.
Akibat luka-luka yang dideritanya usai dihajar massa, pelaku DK langsung dilarikan oleh petugas ke RS Proklamasi Rengasdengklok sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan perawatan medis intensif di bawah pengawalan kepolisian.
Dalam penanganan kasus ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti.
"Saat ini kasus masih dalam pengembangan. Kami tengah melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara di malam hari," tutup Kapolres Karawang melalui Kasi Humas.




























