Dari Jalan Rusak ke Harapan Warga, Subang Menata Arah Pembangunan 2027
Pemerintahan    Rabu 15 April 2026    17:10:25 WIBSUBANG - Suasana Aula Oman Syahroni, Selasa (14/4/2026), tak sekadar menjadi ruang seremonial tahunan. Di sana, harapan warga Subang tentang jalan mulus, layanan kesehatan yang ramah, hingga pendidikan yang menjangkau pelosok, disuarakan dan dipertaruhkan.
Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, mengingatkan agar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tidak kehilangan makna. Baginya, forum ini harus benar-benar menjadi ruang mendengar, bukan sekadar rutinitas administratif.
“Musrenbang ini forum strategis. Jangan hanya jadi agenda tahunan, tapi wadah menyerap aspirasi masyarakat sebagai arah kebijakan pembangunan,” ujarnya tegas.
Victor juga menekankan pentingnya pemerataan. Ia mengingatkan, pembangunan tidak boleh hanya terasa di pusat kota, tetapi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tanpa sinergi kuat antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, cita-cita pembangunan inklusif akan sulit terwujud.
Pesan itu disambut langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita atau Kang Rey. Ia mengakui, suara masyarakat saat ini masih didominasi persoalan mendasar: jalan rusak.
“Sekitar 70 persen aduan masyarakat adalah soal kondisi jalan. Maka di 2027, kita fokuskan pembangunan pada infrastruktur. Tidak boleh ada lagi aspirasi di luar perbaikan jalan,” kata Kang Rey.
Bagi pemerintah daerah, perbaikan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan fondasi kehadiran negara di tengah masyarakat. Infrastruktur yang baik diyakini akan membuka akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Namun, fokus pembangunan tidak berhenti di sana. Kang Rey juga menargetkan pembenahan sektor kesehatan agar tidak ada lagi pasien yang ditolak rumah sakit, sekaligus meningkatkan fasilitas agar warga tidak perlu berobat ke luar daerah.
Di sektor pendidikan dan layanan publik, pemerintah berjanji memperluas akses hingga ke desa-desa terpencil—wilayah yang selama ini kerap tertinggal dalam pembangunan.
Musrenbang tahun ini juga dirangkaikan dengan Kick Off Subang Innovation Festival 2026, sebagai simbol dorongan inovasi daerah dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Acara ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD 2027 dan Perjanjian Kinerja Inovasi. Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, hingga tokoh organisasi perempuan.
Dengan mengusung tema “Subang Terkoneksi, Ekonomi Lokal Tumbuh, Layanan Publik Menjangkau Pelosok,” pemerintah daerah menaruh optimisme besar. Tahun 2027 diharapkan bukan sekadar kelanjutan program, tetapi menjadi titik lompatan dari keluhan warga menuju perubahan yang nyata.***Red Ahas




























