Dari Cilimus, Bupati Dian Ajak Warga Hidup Bersih, Sehat, dan Saling Peduli
Pemerintahan    Jumat 17 April 2026    22:28:16 WIBKUNINGAN - Pagi itu, suasana Alun-alun Desa Cilimus terasa berbeda. Bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang pertemuan antara pemerintah dan warga untuk meneguhkan satu hal sederhana namun mendasar: perubahan dimulai dari kebiasaan sehari-hari.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memimpin langsung gerakan “Bersepeda” — akronim dari Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai — yang ia tegaskan sebagai langkah nyata membangun budaya hidup masyarakat, bukan sekadar agenda rutin.
Didampingi jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat, kehadiran Bupati di Cilimus menjadi simbol bahwa perubahan tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Ini gerakan kolektif. Kita ingin nilai bersih, sehat, peduli, dan damai benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat,” kata Dian di hadapan warga, Jumat (17/4/2026).
Bagi Dian, setiap pilar dalam gerakan ini memiliki makna yang saling terhubung. Lingkungan yang bersih bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan kepedulian. Hidup sehat bukan sekadar olahraga, melainkan kesadaran menjaga diri. Sementara peduli menjadi jembatan menuju terciptanya suasana damai.
Cilimus sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Sebagai pintu masuk wilayah utara Kuningan, kawasan ini dinilai menjadi wajah pertama yang dilihat orang luar. Karena itu, kebersihan dan kerapihan lingkungan menjadi perhatian utama.
“Cilimus ini etalase Kuningan. Kalau kita ingin daerah ini maju, maka kesan pertama harus baik. Itu dimulai dari kebersihan,” ujarnya.
Tak hanya bicara, gerakan ini juga menyentuh sisi sosial. Melalui program GEMA SADULUR, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama kelompok rentan seperti lansia.
Menurut Dian, kepedulian sosial adalah fondasi penting dalam membangun harmoni. Ketika masyarakat terbiasa berbagi, maka rasa kebersamaan akan tumbuh dengan sendirinya.
“Kita mulai dari hal sederhana. Sedekah, gotong royong, saling membantu. Dari situ, kedamaian akan hadir,” ucapnya.
Di tingkat desa, semangat itu mulai terlihat. Kepala Desa Cilimus, H. Mulyadin, menyebut kehadiran Bupati membawa energi baru bagi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa warga bersama unsur TNI telah rutin menggelar kegiatan Jumat Bersih sebagai bagian dari gerakan tersebut.
“Mudah-mudahan ini tidak hanya saat ada kegiatan saja, tapi bisa jadi kebiasaan,” katanya.
Ia juga berharap perhatian pemerintah ke depan dapat menyentuh penataan ruang publik, termasuk kawasan Taman Cilimus, agar semakin nyaman dan representatif.
Menutup kegiatannya, Bupati Dian menyadari bahwa membangun daerah bukan pekerjaan singkat. Masih ada pekerjaan rumah, terutama di sektor infrastruktur. Namun ia optimistis, dengan dukungan masyarakat, setiap persoalan bisa dihadapi bersama.
“Target kita bukan program, tapi perubahan perilaku. Kalau itu sudah tercapai, maka Kuningan yang bersih, sehat, peduli, dan damai bukan lagi harapan, tapi kenyataan,” pungkasnya.***Ading Permana







Ada 1 Komentar untuk Berita Ini