Air Mata dan Doa Mengantar Langkah Jamaah Haji Karawang Menuju Tanah Suci
POLRI    Jumat 24 April 2026    14:39:33 WIBKARAWANG - Tangis haru berpadu dengan gema takbir mengiringi pelepasan kloter pertama calon jamaah haji asal Kabupaten Karawang pada Jumat pagi (24/4/2026). Sebanyak 438 jamaah diberangkatkan dari halaman Islamic Centre menuju Embarkasi Bekasi, menandai awal perjalanan spiritual menuju Tanah Suci.
Sejak dini hari, ribuan keluarga telah memadati lokasi pemberangkatan. Mereka datang untuk mengantar orang-orang terkasih, mengiringi dengan doa dan harapan. Suasana emosional tak terhindarkan saat bus-bus mulai bergerak perlahan meninggalkan area. Lambaian tangan dari balik jendela, isak tangis yang pecah, serta doa yang dipanjatkan bersama menjadi potret haru yang menyelimuti keberangkatan kloter perdana.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, hadir langsung dalam prosesi tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mempererat kebersamaan, serta disiplin mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah haji.
“Keselamatan dan kelancaran ibadah Bapak dan Ibu kami titipkan kepada para petugas. Mohon ikuti setiap arahan dengan baik agar dapat beribadah secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kemudahan, kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Berdasarkan data resmi, total jamaah Kloter 1 Karawang mencapai 443 orang, terdiri dari 438 jamaah, empat petugas kloter, serta satu jamaah yang telah lebih dahulu diberangkatkan ke embarkasi. Jamaah tertua tercatat atas nama Kastim (82) asal Pakisjaya, sementara yang termuda adalah Rian Ahmad Zaenudin (21) dari Purwasari.
Keberangkatan ini menjadi awal dari rangkaian panjang penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Karawang. Pemerintah daerah memastikan dukungan penuh, mulai dari layanan administratif hingga pendampingan kesehatan bagi para jamaah.
Di tengah haru yang mengiringi perpisahan, terselip harapan besar: agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk, kembali dengan selamat, dan membawa pulang keberkahan bagi keluarga serta daerahnya.***Red-Yan




























