Dari Abu Kebakaran, Harapan Nenek Tasih Kembali Menyala
POLRI    Selasa 05 Mei 2026    22:11:21 WIBKARAWANG - Di antara puing-puing yang masih menyisakan bau hangus, harapan perlahan kembali tumbuh di Dusun Rawasari, Desa Talagamulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Selasa (5/5/2026). Rumah sederhana milik Nenek Tasih (70), yang luluh lantak dilalap api, kini menjadi saksi bagaimana duka mulai berganti dengan secercah asa.
Peristiwa kebakaran itu tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga mengguncang kehidupan satu keluarga kecil. Nenek Tasih yang tinggal bersama anaknya, Heni—seorang ibu tunggal—serta dua cucunya, kini harus bertahan dalam kondisi serba terbatas. Dinding rumah yang menghitam dan atap yang nyaris hilang membuat tempat tinggal itu tak lagi layak huni.
Di tengah situasi sulit tersebut, perhatian datang dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meninjau langsung lokasi kejadian dan memastikan bantuan segera diberikan melalui program Rumah Layak Huni (Rulahu).
“Program ini memang untuk masyarakat yang membutuhkan. Kami pastikan bantuan tepat sasaran, dan Ibu Tasih menjadi prioritas,” ujar Aep di lokasi.
Langkah cepat pemerintah daerah menjadi penegas hadirnya negara di tengah warga yang tertimpa musibah. Program Rulahu tidak sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memulihkan kondisi sosial dan psikologis korban.
Bagi keluarga Nenek Tasih, bantuan ini bukan hanya tentang rumah baru, melainkan tentang kesempatan untuk kembali memulai kehidupan. Di atas lahan yang sama tempat musibah itu terjadi akan berdiri kembali hunian yang lebih layak, menjadi simbol bahwa harapan tidak pernah benar-benar padam.
Kini, di balik sisa-sisa kebakaran, keluarga kecil itu menatap masa depan dengan keyakinan baru: bahwa dari abu yang tersisa, kehidupan bisa kembali dibangun.***Red-Emn




























