MPLS SMKN Tirtamulya Tanamkan Disiplin dan Karakter, 468 Siswa Baru Diajak Siap Menjadi Generasi Berdaya Saing
Pendidikan    Rabu 15 Juli 2026    10:50:16 WIB
SMKN Tirtamulya memiliki enam kompetensi keahlian, yakni Teknik Permesinan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi, Desain Komunikasi Visual, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis. Keenam jurusan tersebut menjadi pilihan para peserta didik untuk mengembangkan kompetensi sesuai minat dan bakatnya.Mengusung jargon "MPLS Satrya Beretika Berkarakter Panca Waluya", sekolah menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai pondasi utama sebelum siswa memasuki proses pembelajaran di kelas maupun praktik kejuruan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN Tirtamulya, Deni Firmansyah, S.Pd, mengatakan bahwa seluruh materi MPLS disampaikan sesuai ketentuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun demikian, sekolah juga memberikan penguatan melalui materi tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia pendidikan vokasi dan dunia kerja."Melalui MPLS ini kami ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya memahami lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Kami menanamkan nilai kedisiplinan sejak hari pertama, karena disiplin merupakan modal utama dalam belajar maupun ketika mereka nanti memasuki dunia industri," ujar Deni.
Menurutnya, selain mengenalkan tata tertib sekolah, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya manajemen waktu agar mampu mengatur aktivitas belajar, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari secara seimbang."Manajemen waktu menjadi salah satu materi yang kami tekankan. Anak-anak harus mulai belajar menghargai waktu, datang tepat waktu, menyelesaikan tugas sesuai target, serta memiliki tanggung jawab terhadap setiap kewajiban yang diberikan. Kebiasaan sederhana ini akan membentuk etos kerja yang baik di masa depan," jelasnya.Ia menambahkan, budaya kerja juga menjadi materi penting dalam MPLS karena SMK memiliki orientasi menyiapkan lulusan yang siap bekerja. Oleh sebab itu, sejak awal siswa diperkenalkan dengan budaya industri, seperti tanggung jawab, komunikasi yang baik, kerja sama tim, integritas, serta menjaga sikap dan etika di lingkungan kerja.
"Kami berharap para siswa memahami bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan akademik atau keterampilan teknis, tetapi juga oleh karakter, etika, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. Dunia usaha dan dunia industri saat ini sangat membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus akhlak yang baik," katanya.Deni menegaskan bahwa seluruh kegiatan MPLS dilaksanakan secara edukatif, ramah anak, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun tindakan yang tidak sesuai dengan aturan. Sekolah berkomitmen menciptakan suasana yang nyaman sehingga peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik."Kami ingin menghadirkan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Mereka harus merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN Tirtamulya. Dari sinilah semangat belajar, rasa percaya diri, kepedulian, dan kebersamaan mulai tumbuh," ungkapnya.Melalui pelaksanaan MPLS tersebut, SMKN Tirtamulya berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memahami budaya positif yang diterapkan, serta tumbuh menjadi generasi yang beretika, berkarakter, disiplin, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan zaman.***Red-Man























