Lima Remaja Diamankan, Tawuran Malam di Purwakarta Bikin Warga Resah
Peristiwa    Kamis 09 April 2026    17:16:40 WIBPurwakarta - Aparat kepolisian bergerak cepat merespons laporan warga terkait aksi tawuran yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu malam, 8 April 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Raya Sukatani, tepatnya di Jembatan Cilalawi, Desa Cilalawi.
Insiden ini pertama kali diketahui dari keterangan seorang saksi yang melintas menggunakan mobil. Ia melihat sekelompok pemuda terlibat bentrokan di tengah jalan raya. Dalam situasi tersebut, salah satu sepeda motor menabrak kendaraan milik saksi, lalu ditinggalkan begitu saja oleh pengendaranya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, peristiwa itu sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar karena terjadi di jalur utama.
Petugas yang tengah melakukan patroli kemudian kembali menemukan sekelompok remaja mencurigakan sekitar pukul 01.00 WIB di area Klinik Ashofa. Setelah dilakukan pemeriksaan, lima remaja diduga terlibat dalam aksi tawuran sebelumnya.
Kelima remaja tersebut masing-masing berinisial YA (16), MM (17), NA (15), IF (17), dan DD (17). Mereka langsung diamankan ke Mapolsek Sukatani untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dari tangan para remaja itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi T 6897 IK.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kapolsek Sukatani AKP Asep Nugraha membenarkan adanya pengamanan terhadap sejumlah remaja yang diduga terlibat tawuran. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap motif di balik kejadian tersebut.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, khususnya pada malam hari.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Kepolisian akan terus meningkatkan patroli guna mencegah aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan jalanan masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari keluarga, masyarakat, maupun aparat penegak hukum.***Red M.Ags
























