Ribuan Warga Citamiang Terima Bantuan Pangan, Upaya Nyata Tekan Kerawanan dan Stunting
Pemerintahan    Kamis 16 April 2026    05:41:54 WIBKOTA SUKABUMI - Pemerintah Kecamatan Citamiang menuntaskan penyaluran bantuan pangan kepada 4.910 warga penerima manfaat untuk periode Februari hingga Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah dalam menekan kerawanan pangan sekaligus mempercepat penanganan stunting di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Citamiang, Uef Rifai, menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng, dengan sasaran warga yang tercatat dalam Data Tunggal Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori desil 1 hingga 3, atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
“Secara teknis, kecamatan hanya melakukan monitoring. Alhamdulillah sejak hari pertama pelaksanaan, penyaluran berjalan cukup baik,” ujarnya saat ditemui di kantornya, pada (15/4/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan merata di lima kelurahan di wilayah Kecamatan Citamiang. Sebanyak 1.611 penerima berada di Kelurahan Nanggeleng, disusul 950 penerima di Kelurahan Citamiang, 638 penerima di Kelurahan Cikondang, 420 penerima di Kelurahan Gedong Panjang, serta ratusan penerima lainnya di kelurahan lain di wilayah tersebut.
Uef menambahkan, mekanisme penyaluran bantuan tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil pemantauan, proses distribusi berlangsung lancar tanpa kendala berarti di lapangan.
Menurutnya, keberlanjutan program bantuan pangan ini sangat penting, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Harapannya bantuan seperti ini bisa terus berlanjut. Karena selain membantu kebutuhan pangan, ini juga menjadi salah satu langkah untuk mencegah stunting,” pungkasnya.
Program bantuan pangan yang sebagian bersumber dari Perum Bulog ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat lokal.***Red Dadan Sundana



























