Habbina
Saat Sekolah Menjaga Ruang Tumbuh Anak dari Riuh Dunia Digital
0 Komentar 143 pembaca

Saat Sekolah Menjaga Ruang Tumbuh Anak dari Riuh Dunia Digital

Pendidikan

CIKARANG TIMUR - Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja, upaya menjaga ruang tumbuh anak kini menjadi perhatian serius dunia pendidikan. Salah satunya dilakukan SMPN 1 Cikarang Timur yang memilih langkah tegas: membatasi penggunaan ponsel di lingkungan sekolah.

Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Selain sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau yang dikenal sebagai PP Tunas, langkah tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi anak di era digital yang kian kompleks.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Cikarang Timur, Imam, menilai pembatasan penggunaan media sosial dan gawai merupakan langkah penting untuk melindungi siswa dari berbagai risiko. Mulai dari kecanduan, paparan konten yang tidak sesuai usia, hingga ancaman perundungan di dunia maya.

“Sekolah harus hadir sebagai ruang aman. Kami ingin anak-anak fokus belajar, tanpa terganggu hal-hal yang tidak berkaitan dengan proses pendidikan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Di sekolah tersebut, aturan diberlakukan cukup ketat. Siswa tidak diperkenankan membawa ponsel, kecuali dalam kondisi tertentu yang benar-benar berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan esensi sekolah sebagai tempat menimba ilmu dan membangun interaksi sosial yang sehat. Sebab, tidak sedikit siswa yang kehilangan fokus akibat penggunaan gawai yang berlebihan, seperti bermain gim atau mengakses konten di luar kepentingan belajar.

Lebih dari itu, kebijakan ini juga menjadi upaya preventif terhadap potensi penyalahgunaan teknologi, termasuk perekaman atau penyebaran konten yang tidak pantas di lingkungan sekolah.

“Dengan pembatasan ini, kami ingin menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan aman bagi semua siswa,” tambah Imam.

Upaya yang dilakukan SMPN 1 Cikarang Timur ini menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Diskominfosantik bersama perangkat daerah lainnya terus mendorong peran aktif para guru untuk mengedukasi siswa agar bijak dalam memanfaatkan teknologi.

Di tengah kemajuan digital yang tak terelakkan, langkah-langkah seperti ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang menjaga arah tumbuh generasi agar tetap sehat, aman, dan berkarakter.***Red Samsudin

Author

Profil

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top