Langkah Penuh Harap, Ribuan Jemaah Haji Jabar Bersiap Menuju Tanah Suci
Pemerintahan    Selasa 21 April 2026    11:06:10 WIBPurwakarta - Menjelang dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah, suasana harap dan khidmat mulai terasa di berbagai daerah di Jawa Barat. Tahun ini, sebanyak 29.643 jemaah calon haji asal Jawa Barat dijadwalkan diberangkatkan melalui Embarkasi Kertajati, Kabupaten Majalengka, dengan seluruh persiapan yang disebut telah mencapai tahap final.
Kepastian keberangkatan tersebut tidak lepas dari rampungnya berbagai proses administrasi, termasuk penerbitan visa bagi seluruh jemaah. Hal ini menjadi penanda penting bahwa tahapan panjang yang telah dilalui para calon tamu Allah—mulai dari pendaftaran, masa tunggu, hingga pelunasan biaya perjalanan—akhirnya mencapai titik terang.
Di balik angka puluhan ribu itu, tersimpan kisah-kisah perjuangan yang beragam. Ada yang menabung bertahun-tahun, ada pula yang menanti giliran hingga belasan tahun lamanya. Kini, kesempatan itu semakin dekat, tinggal menghitung hari sebelum mereka benar-benar menapakkan kaki di Tanah Suci.
Dari sisi teknis, skema pemberangkatan juga telah disiapkan dengan matang. Embarkasi Kertajati kembali menjadi pusat keberangkatan utama bagi jemaah asal Jawa Barat. Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dipastikan siap melayani penerbangan langsung menuju Arab Saudi, termasuk bagi jemaah dari Kabupaten Indramayu yang tahun ini akan terbang langsung tanpa transit.
Kondisi tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah, terutama yang lanjut usia. Penerbangan langsung dinilai dapat mengurangi kelelahan sekaligus meminimalisir risiko selama perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait pun terus memperkuat koordinasi, memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan lancar. Mulai dari kesiapan asrama haji, layanan kesehatan, hingga pengaturan kloter, semua dipersiapkan secara terintegrasi.
Tak hanya aspek teknis, pembinaan mental dan spiritual juga menjadi perhatian utama. Para jemaah diingatkan untuk menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara fisik dan batin agar dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan optimal.
Musim haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang sarat makna. Bagi ribuan jemaah Jawa Barat, keberangkatan tahun ini menjadi momen sakral yang telah lama dinantikan—sebuah panggilan suci yang akhirnya terjawab, membawa harapan untuk pulang dengan predikat haji yang mabrur.***Red M. Ags



























