Dari Kuningan ke Dunia, Dua Pelajar Ukir Prestasi Matematika Internasional
Pendidikan    Selasa 21 April 2026    11:17:36 WIBKUNINGAN - Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Kuningan. Dua pelajar muda berhasil mengharumkan nama daerah di panggung internasional lewat ajang Nextgen Mathematic Olympiad Global Round 2026 di Sydney, Australia.
Mereka adalah Finza Athariz, siswa SD IT Al-Multazam yang meraih medali perak, serta Auriz Azaria, siswa SMPN 1 Kuningan yang menyabet medali perunggu. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, dalam sebuah pertemuan di Pendopo Bupati, Senin (20/4/2026).
Di hadapan para guru, orang tua, dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati Dian menyampaikan rasa bangga atas prestasi kedua siswa yang dinilai menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Kuningan mampu bersaing di tingkat global.
“Ini menunjukkan bahwa pendidikan di Kabupaten Kuningan sudah mendunia dan tidak kalah dengan daerah lain. Ketika ekosistem pendidikan didukung oleh orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan, maka kualitas unggul itu bisa tercipta,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan Finza dan Auriz dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar lain untuk berani bermimpi dan berkompetisi di level internasional.
Dukungan keluarga menjadi salah satu kunci di balik pencapaian tersebut. Hj. Rini Sujiyanti, yang juga nenek dari kedua siswa, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi cucunya. Ia menekankan pentingnya disiplin belajar sejak dini, termasuk membangun kebiasaan membaca dan membatasi penggunaan gawai.
“Anak-anak dibiasakan untuk fokus belajar. Penggunaan gadget dibatasi hanya pada waktu tertentu, selebihnya diisi dengan kegiatan positif seperti membaca dan les,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia berharap kisah ini dapat menginspirasi anak-anak lain di Kuningan untuk terus berusaha dan tidak ragu mengejar prestasi.
Prestasi Finza dan Auriz bukan sekadar capaian individu, melainkan cerminan sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan yang mampu menciptakan generasi berdaya saing global.***Red Ading Permana




























