Nikah Sederhana, Hidup Lebih Tenang: Upaya Purwakarta Menyelamatkan Warga dari Jerat Utang
Pemerintahan    Senin 27 April 2026    18:02:22 WIBPurwakarta-Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program “Nikah Hemat” sebagai langkah nyata membantu masyarakat melangsungkan pernikahan secara sederhana tanpa tekanan biaya yang berlebihan.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menegaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap fenomena sosial di tengah masyarakat. Banyak pasangan, kata dia, memaksakan diri menggelar pesta besar demi gengsi, meski kondisi ekonomi belum memadai.
Akibatnya, tidak sedikit yang harus menanggung beban utang setelah hari bahagia berlalu. Mulai dari pinjaman online, koperasi, hingga bantuan dari kerabat, menjadi jalan pintas yang justru menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Banyak yang berharap biaya hajatan bisa tertutup dari amplop tamu. Tapi kenyataannya tidak selalu demikian. Ini yang ingin kita cegah,” ujar Om Zein, Senin (27/4/2026).
Melalui program Nikah Hemat, pemerintah daerah bersama Kemenag mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan pernikahan. Esensi sakral sebuah ikatan diharapkan tidak lagi diukur dari kemewahan pesta, melainkan dari kesiapan lahir dan batin pasangan yang akan membangun rumah tangga.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi publik agar pernikahan tidak menjadi awal dari persoalan ekonomi, melainkan fondasi kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.***Red-M. Ags
























