Menjaga Keseimbangan Pembangunan, Karawang dan Jabar Perkuat Tata Kelola Tambang dan Infrastruktur
Pemerintahan    Rabu 29 April 2026    15:39:47 WIBKarawang - Upaya menata pembangunan yang berkeadilan kembali ditegaskan dalam rapat strategis yang digelar di Balai Pakuan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Karawang menyatukan langkah, membahas tata kelola tambang hingga penataan kabel udara yang dinilai kian mendesak.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, hadir didampingi Sekretaris Daerah Asep Aang Rahmatullah serta jajaran perangkat daerah terkait. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan keberlanjutan lingkungan.
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menyoroti persoalan mendasar dalam aktivitas industri, khususnya di wilayah Karawang. Ia menekankan bahwa kepatuhan operasional perusahaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial terhadap infrastruktur publik.
“Ada dua masalah utama yang harus segera dibenahi. Perusahaan semen menggunakan bahan baku dan aktivitas angkutan besarnya melewati jalan provinsi,” ujar Dedi.
Menurutnya, aktivitas industri yang masif tanpa diimbangi pemeliharaan infrastruktur berpotensi merugikan masyarakat luas. Jalan yang rusak, tata ruang yang terganggu, hingga risiko lingkungan menjadi konsekuensi nyata jika pengawasan tidak diperketat.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa setiap investasi harus berjalan selaras dengan aturan tata ruang dan kontribusi terhadap pemeliharaan fasilitas publik. Perusahaan, kata dia, tidak bisa hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga wajib bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.
Rapat ini sekaligus menjadi ruang sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Tujuannya jelas: memastikan tidak ada celah bagi pelaku usaha untuk mengabaikan kewajiban, sekaligus menghadirkan pembangunan yang tertib, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Di tengah laju industrialisasi Karawang yang terus berkembang, langkah ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga ruang hidup bersama.***Red-Emn
























