Kartini Masa Kini: 11 Perempuan Inspiratif Terima AMKI Kartini Award 2026
Nasional    Rabu 29 April 2026    17:53:40 WIBJAKARTA - Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini kembali menemukan gaungnya dalam ajang AMKI Kartini Award 2026. Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) menganugerahkan penghargaan kepada 11 perempuan inspiratif dari berbagai sektor dalam seremoni yang digelar di Grand Cendana Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, Rabu (29/4/2026).
Mengusung tema “Perempuan Tangguh”, ajang ini tidak sekadar menjadi seremoni penghargaan, melainkan ruang refleksi atas peran strategis perempuan dalam lanskap media, kebijakan publik, hingga kerja-kerja kemanusiaan di tengah derasnya arus digitalisasi.
Ketua Umum AMKI, Tundra Meliala, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan ikhtiar kolektif untuk mengangkat dan memperkuat posisi perempuan dalam berbagai sektor penting. Ia menilai, kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan aktif perempuan dalam pendidikan, pemikiran, dan kepemimpinan.
“Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi penentu arah masa depan ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam satu tahun berdiri sejak 2025, AMKI telah menjalankan 33 program, dengan AMKI Kartini Award menjadi program ke-33 sekaligus penanda komitmen organisasi terhadap penguatan peran perempuan di era konvergensi media.
Suasana penganugerahan semakin khidmat dengan penampilan musik bambu dari grup Pinkan Kolintang. Logo penghargaan bernuansa emas dengan potret Kartini menjadi simbol keberanian berpikir maju, keunggulan, serta nilai luhur yang diwariskan lintas generasi.
Sebanyak sembilan kategori penghargaan ditetapkan, mencerminkan luasnya kontribusi perempuan Indonesia dari tingkat pusat hingga akar rumput. Dari kategori tersebut, terpilih 11 penerima penghargaan yang dinilai telah memberikan dampak nyata di bidangnya masing-masing.
Mereka adalah Sitti Ma’ani Nina (Penggerak Integritas dan Kepemimpinan di Sektor Pemerintahan), Tinawati Andra Soni (Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga), Ati Pramudji Hastuti (Pelopor Layanan Kesehatan), Shinta Purwitasari (Penggerak Pendidikan dan Keadilan Agraria), Siti Fauziah (Pengawal Demokrasi dan Transformasi Kelembagaan), Diana Kusumastuti (Penggerak Infrastruktur Berkelanjutan), Nurhayati Subakat (Wirausaha Visioner dan Penggerak Kemandirian Perempuan), Wilda Yanti (Inovator Ekonomi Hijau), Rosarita Niken Widiastuti (Literasi Digital dan Etika Informasi), Salmawaty (Penggerak Pembangunan Keluarga), serta Netty Rosdiana Siagian (Bhayangkara Tangguh dalam Penegakan Hukum).
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Amurwani Dwi Lestariningsih, yang mewakili Menteri P3A Arifatul Chori Fauzi, membuka acara dengan menyebut para penerima sebagai representasi Kartini masa kini—perempuan yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga mewujudkannya dalam aksi nyata.
“Penghargaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan moral dan sosial yang menginspirasi semakin banyak perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan memimpin perubahan,” tuturnya.
Melalui ajang ini, AMKI menegaskan bahwa penguatan peran perempuan bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak dalam membangun masyarakat yang adil, inklusif, dan berdaya saing di era digital.***Red
























