Dapur Harapan di Desa Lengkong Subang, Ikhtiar Nyata Wujudkan Generasi Sehat
Pemerintahan    Selasa 05 Mei 2026    18:24:14 WIBSubang – Upaya menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), terus bergerak hingga ke tingkat desa. Di Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, komitmen itu kini menjelma dalam pembangunan unit Dapur MBG yang diinisiasi Yayasan Mitra Cendekia Waskita.
Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan warga akan akses gizi yang lebih merata dan berkualitas. Selama ini, distribusi makanan bagi penerima manfaat masih bergantung dari dapur di desa lain, yakni Wantilan dan Cipeundeuy. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif, baik dari sisi kecepatan maupun kualitas makanan yang diterima masyarakat.
Pembangunan dapur di Desa Lengkong diharapkan mampu memangkas rantai distribusi, sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat, termasuk sekolah-sekolah swasta dari jenjang PAUD hingga SMA, serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Mitra pembangunan dapur, Niko Rinaldo, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga bagian dari upaya memberdayakan masyarakat lokal. Ia memastikan operasional dapur akan melibatkan warga setempat, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung.
“Ini aspirasi masyarakat yang kami respons. Kehadiran dapur ini diharapkan tidak hanya memperkuat pemenuhan gizi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga Desa Lengkong,” ujarnya. (5/5/2026).
Kepala Desa Lengkong, Ade Nana Suryana, menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran Dapur MBG menjadi harapan baru bagi warganya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan.
“Pemerintah desa siap mendukung penuh agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” kata Ade.
Dengan hadirnya Dapur MBG di Desa Lengkong, upaya membangun ketahanan gizi masyarakat kini semakin dekat dengan warga. Lebih dari sekadar program bantuan, inisiatif ini menjadi cerminan gotong royong antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya.***Red-Ahas




























