Bangun Keberanian dan Kemampuan Bahasa, SMK Tri Mitra Gelar English Day Setiap Kamis
Pendidikan    Kamis 07 Mei 2026    16:55:48 WIBKarawang - Suasana berbeda tampak dalam apel pagi di SMK Tri Mitra Kotabaru Karawang, Kamis (7/5/2026). Jika biasanya siswa mengikuti apel dengan komunikasi berbahasa Indonesia, kali ini para pelajar tampil percaya diri menggunakan bahasa Inggris di hadapan seluruh warga sekolah dalam kegiatan bertema English Day.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan kokurikuler sekolah yang secara rutin dilaksanakan setiap hari Kamis. Dalam kegiatan ini, para siswa dijadwalkan secara bergantian untuk tampil dan melakukan presentasi menggunakan bahasa Inggris di depan seluruh siswa dan guru.

Berbagai penampilan ditunjukkan siswa dengan penuh antusias, mulai dari speech, story telling, debat dan berbagai bentuk presentasi kreatif lainnya. Meski tampil di hadapan ratusan siswa, para peserta tetap menunjukkan semangat dan keberanian yang tinggi.
Kepala SMK Tri Mitra Karawang, Iwan Sumitra, ST., S.Kom., MM mengatakan bahwa program English Day bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya sekolah dalam membangun kompetensi siswa agar siap menghadapi tantangan global.
Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris saat ini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi generasi muda yang akan memasuki dunia kerja maupun pendidikan tinggi. Karena itu, sekolah berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung siswa agar terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
“English Day ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membangun keberanian siswa. Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami teori bahasa Inggris di dalam kelas, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung dalam komunikasi sehari-hari,” ujar Iwan Sumitra.
Ia menuturkan, banyak siswa sebenarnya memiliki kemampuan yang baik, namun masih merasa malu atau takut untuk tampil di depan umum. Melalui kegiatan rutin tersebut, pihak sekolah ingin membentuk mental percaya diri sekaligus melatih kemampuan komunikasi para siswa.
“Keberanian berbicara di depan umum itu penting. Ketika siswa mampu berdiri di depan banyak orang dan menyampaikan gagasannya menggunakan bahasa Inggris, itu menjadi bekal besar bagi masa depan mereka,” katanya.
Iwan juga menegaskan bahwa sekolah terus mendorong terciptanya budaya positif di lingkungan pendidikan, termasuk membangun kebiasaan menggunakan bahasa asing sebagai sarana meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga harus menyentuh pengembangan karakter, keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa.
“Kami ingin lulusan SMK Tri Mitra memiliki daya saing. Bukan hanya unggul secara akademis dan keterampilan kerja, tetapi juga mampu beradaptasi, percaya diri, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Bahasa Inggris hari ini menjadi salah satu jembatan penting untuk membuka peluang yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan English Day dapat terus berkembang dan menjadi budaya sekolah yang membawa dampak positif bagi siswa, baik di lingkungan sekolah maupun saat terjun ke tengah masyarakat.
“Harapan kami, anak-anak tidak takut lagi berbicara bahasa Inggris. Tidak perlu takut salah, karena proses belajar memang dimulai dari keberanian mencoba. Dari sekolah inilah kami ingin membangun generasi yang siap bersaing dan percaya pada kemampuannya sendiri,” pungkasnya.***Red-Man
























