Mimpi dari Lapangan Futsal Karawang: Ratusan Putri Daerah Berebut Tiket Menuju Garuda Pertiwi
Olah Raga    Kamis 07 Mei 2026    14:48:06 WIBKARAWANG – Suasana di Antic Sport Futsal, Karawang, Kamis (6/5/2026), terasa berbeda. Ratusan remaja putri tampak serius mengikuti setiap instruksi pelatih, berlari mengejar bola, hingga menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam seleksi timnas futsal putri U-16 dan U-19.
Bagi para peserta, seleksi ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah peluang untuk mendekatkan mimpi mengenakan lambang Garuda di dada dan mewakili Indonesia di panggung internasional.
Direktur Teknik Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Karawang, Taufiq Deliyawan, mengatakan seleksi digelar berdasarkan arahan Asosiasi Futsal Jawa Barat kepada seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
“Setiap daerah mengirimkan perwakilan, masing-masing lima pemain untuk kategori U-16 dan lima pemain untuk U-19, baik putra maupun putri,” kata Taufiq.
Ia menyebutkan, antusiasme peserta cukup tinggi. Lebih dari 100 pemain mengikuti tahapan seleksi yang digelar di Karawang. Nantinya, 10 pemain terbaik akan melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung.
Menurut Taufiq, seleksi futsal putri ini berlangsung serentak di berbagai daerah di Indonesia sebelum memasuki tahapan seleksi provinsi.
“Hari ini khusus seleksi futsal putri kelompok usia U-16 dan U-19, sedangkan seleksi putra sudah dilaksanakan sebelumnya,” ujarnya.
Tahapan seleksi di tingkat Jawa Barat nantinya akan melibatkan jajaran pelatih nasional, termasuk asisten pelatih Coach Héctor Souto seperti Coach Panca dan Coach Amril.
Meski belum memiliki program pelatihan khusus secara terpusat, Taufiq mengatakan para pemain tetap bisa mengembangkan kemampuan melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah maupun akademi futsal di daerah masing-masing.
AFKAB Karawang berharap seleksi ini mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat bersaing di level nasional hingga Asia.
“Target kami menjaring talenta terbaik, khususnya di sektor putri,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mengakui futsal putri masih menghadapi tantangan berupa minimnya jumlah peminat. Karena itu, AFKAB terus melakukan pembinaan dan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap olahraga futsal putri.
Menurutnya, Karawang memiliki potensi besar dalam pengembangan futsal dan sepak bola putri. Potensi itu didukung dengan adanya kompetisi berjenjang yang rutin digelar setiap tahun.
“Salah satunya Liga AAFI yang diikuti kelompok usia 10 hingga 13 tahun. Selain itu, kami juga menjaring talenta pelajar melalui kompetisi antar sekolah,” ungkapnya.
Bagi AFKAB, kompetisi yang berkelanjutan menjadi langkah penting untuk menemukan bibit-bibit unggul futsal putra maupun putri dari Karawang yang kelak mampu bersaing membawa nama Indonesia.***Red-Emn




























