Dari Keterbatasan Menuju Prestasi, SDN Adiarsa Timur 1 Karawang Kenalkan Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital
Pendidikan    Rabu 20 Mei 2026    15:50:06 WIBKARAWANG – Di tengah keterbatasan fasilitas yang dihadapi, SDN Adiarsa Timur 1 Karawang terus menunjukkan semangat berinovasi dalam dunia pendidikan. Salah satu langkah terbaru yang kini dikembangkan adalah program pembelajaran Bahasa Inggris berbasis digital untuk para peserta didik.
Program bertajuk English Exposure tersebut digagas oleh Operator Sekolah (OPS) sekaligus Guru Bahasa Inggris SDN Adiarsa Timur 1, Asep Abdul Aziz. Melalui program ini, siswa diajak lebih dekat dengan Bahasa Inggris lewat metode belajar yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai perkembangan zaman.
Dalam pelaksanaannya, siswa dikenalkan pada pembelajaran berbasis audio visual, media digital, permainan edukatif, hingga pembiasaan komunikasi sederhana menggunakan Bahasa Inggris di lingkungan sekolah.
Asep menilai, pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar tidak cukup hanya berfokus pada teori, tetapi juga perlu dibangun melalui keberanian dan kebiasaan sehari-hari.
“Anak-anak sebenarnya punya rasa ingin tahu yang tinggi. Tinggal bagaimana kita menghadirkan suasana belajar yang membuat mereka merasa dekat dan tidak takut dengan Bahasa Inggris,” ujarnya. (20/05).
Menurutnya, pemanfaatan media digital menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa sekaligus menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan era teknologi saat ini.
Ia berharap, program tersebut mampu menjadi sarana pengembangan potensi siswa sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris sejak dini.
Di balik berbagai keterbatasan yang ada, SDN Adiarsa Timur 1 tetap berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Semangat itu tercermin dari sejumlah prestasi yang berhasil diraih para siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Berbagai capaian tersebut di antaranya prestasi cabang olahraga silat, atletik, Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPAS tingkat kecamatan, hingga taekwondo di tingkat internasional.
“Bagi kami, keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Justru kondisi tersebut menjadi motivasi bagi guru, siswa, dan seluruh warga sekolah untuk terus membuktikan bahwa semangat belajar dan prestasi dapat tumbuh di mana saja,” kata Asep.
Ia pun berharap, pencapaian para siswa dapat menjadi perhatian bersama agar ke depan mereka memperoleh fasilitas dan lingkungan belajar yang lebih layak sehingga potensi yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal.
“Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan sudah sepatutnya didukung dengan sarana pendidikan yang memadai demi masa depan generasi muda yang lebih baik,” tutupnya.***Red-Emn
























