MPLS SMK Tri Mitra Kotabaru Berakhir Meriah, Jaipongan dan Nilai Kebersamaan Warnai Hari Terakhir
Pendidikan    Kamis 16 Juli 2026    11:42:53 WIB
Momen yang paling menarik perhatian pada hari terakhir adalah penampilan tari Jaipongan yang disambut antusias seluruh peserta. Suasana semakin semarak ketika mantan Kepala SMK Tri Mitra, Iwan Sumitra, ST., S.Kom., MM., turut memberikan sawer sebagai bentuk apresiasi kepada para penari. Aksi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para siswa dan guru yang hadir.Kepala SMK Tri Mitra Kotabaru, Adi Fitroh Nurtalim, SE., MM., mengatakan bahwa MPLS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi langkah awal untuk membangun karakter, mental, dan semangat belajar peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dirancang sesuai ketentuan pemerintah dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perpeloncoan."Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru. MPLS harus menjadi ruang untuk mengenal sekolah, guru, teman-teman, serta budaya positif yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di SMK Tri Mitra. Karena itu, seluruh kegiatan kami kemas secara kreatif, menyenangkan, namun tetap sarat dengan nilai pendidikan karakter," ujarnya.Adi menambahkan, pengenalan budaya lokal melalui penampilan tari Jaipongan menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa di tengah perkembangan zaman."Anak-anak tidak hanya dipersiapkan menjadi lulusan yang kompeten di bidang keahlian masing-masing, tetapi juga memiliki karakter, etika, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan," katanya.Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rendi Kurniawan, S.Pd., menjelaskan bahwa seluruh kegiatan MPLS berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari peserta didik baru.Ia mengapresiasi keterlibatan OSIS yang mampu menjadi pendamping sekaligus teladan bagi adik-adik kelasnya selama pelaksanaan MPLS."OSIS memiliki peran penting dalam membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Mereka tidak hanya mendampingi kegiatan, tetapi juga memberikan contoh sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian. Hal ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter sejak hari pertama mereka memasuki dunia sekolah," ungkapnya.Rendi berharap semangat yang telah dibangun selama MPLS dapat terus dipertahankan ketika kegiatan belajar mengajar dimulai."Kami berharap seluruh peserta didik baru mampu menjaga semangat belajar, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru, saling menghargai antarteman, serta aktif mengembangkan potensi melalui kegiatan akademik maupun nonakademik. MPLS hanyalah awal dari perjalanan panjang mereka untuk meraih cita-cita," pungkasnya.Dengan berakhirnya MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027, SMK Tri Mitra Kotabaru optimistis para peserta didik baru telah memiliki bekal awal untuk menjalani proses pendidikan dengan semangat, percaya diri, dan komitmen menjadi generasi yang berkarakter, berbudaya, serta siap berprestasi.***Red-Man























