Gotong Royong Lawan Longsor, Camat Cikampek Turun Langsung Dampingi Warga BIP
Peristiwa    Senin 12 Januari 2026    05:01:04 WIBKarawang – Pemerintah Kecamatan Cikampek bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa longsor yang terjadi di Perumahan Bumi Indah Persada (BIP), Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Sabtu (10/1/2026). Respons cepat ini ditunjukkan dengan peninjauan langsung ke lokasi sekaligus kerja bakti gotong royong bersama warga sebagai langkah awal penanganan darurat.
Camat Cikampek, Adi Firmansyah, S.H., M.M., memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia turun ke lapangan untuk memastikan kondisi terkini pascalongsor sekaligus mengoordinasikan langkah penanganan awal bersama warga, pihak pengembang, serta unsur TNI.

“Hari ini kami bersama warga melakukan penanganan awal terkait kondisi tanah longsor yang terjadi kemarin sore. Langkah sementara yang kami lakukan adalah membuat saluran air dan menahan longsoran agar tidak meluas,” ujar Adi Firmansyah di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Cikampek berkomitmen melakukan penanganan darurat secara nyata guna meminimalisir dampak lanjutan, sembari menunggu penanganan teknis lanjutan dari instansi terkait.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Developer Perumahan Bumi Indah Persada, Agus Prayogo, Babinsa Dawuan Barat Koramil 0406 Cikampek Sertu Dwi Danaya, serta warga perumahan yang dengan sigap ikut bergotong royong membersihkan dan mengamankan area terdampak.
Babinsa Dawuan Barat, Sertu Dwi Danaya, mengapresiasi kepedulian dan kekompakan warga dalam membantu penanganan longsor. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan unsur TNI menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sigap dan peduli membantu wilayah yang terdampak longsor. Sinergi seperti ini sangat penting dalam penanganan bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Developer Perumahan Bumi Indah Persada, Agus Prayogo, menjelaskan bahwa kejadian longsor tersebut bukan yang pertama. Ia menyebutkan, pihak pengembang telah merespons sejak kejadian awal pada akhir Desember 2025 lalu.
“Kejadian ini sebelumnya terjadi pada tanggal 28, dan pada tanggal 29 kami langsung hadir untuk merespons. Kemudian tanggal 1 kami juga turun kembali. Saat ini dilakukan penanganan sementara dengan pemasangan cerucuk bambu sambil menunggu tahap lanjutan,” jelas Agus.
Ia menambahkan, longsor diduga dipicu oleh aliran air dari bagian atas yang tidak terarah sehingga memotong kontur tanah dan menyebabkan erosi permukaan.
“Ternyata ada saluran air dari atas yang tidak terarah, sehingga mengakibatkan erosi. Karena itu hari ini kami bekerja sama dengan warga, Pak Camat, dan pemerintah daerah. Insyaallah alat berat dari PUPR akan segera datang untuk pembuatan saluran air agar aliran lebih terkontrol dan penanganan bisa lebih cepat serta efektif,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Cikampek berharap, melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, penanganan longsor di Perumahan Bumi Indah Persada dapat segera tertangani dengan baik serta mampu mencegah terjadinya longsor susulan.***Man



























