Anak Prajurit Marinir Asal Cikampek Barat Citta Pratiwi Nury Raih Gelar Sarjana Kedokteran
Kesehatan    Selasa 10 Maret 2026    21:27:08 WIBKARAWANG - Perjuangan panjang yang ditempuh dengan penuh ketekunan akhirnya membuahkan hasil manis bagi Citta Pratiwi Nury. Putri sulung dari seorang prajurit TNI Angkatan Laut Korps Marinir asal Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang ini resmi menyandang gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) pada tahun 2026.
Bagi keluarga Citta, pencapaian tersebut bukan sekadar gelar akademik. Ini adalah buah dari perjalanan panjang yang dipenuhi pengorbanan, kerja keras, serta doa yang tak pernah putus dari kedua orang tuanya.
Citta lahir pada September 2004 dari pasangan Nurkenda dan Yuyun Yunengsih, A.Md. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Latar belakang sang ayah sebagai prajurit marinir turut membentuk karakter Citta menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

Perjalanan meraih gelar Sarjana Kedokteran tentu bukan hal yang mudah. Demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter, Citta harus menjalani kehidupan jauh dari keluarga. Ia merantau dan belajar mandiri sejak usia remaja, menghadapi dinamika kehidupan di perantauan sambil tetap fokus mengejar impian.
Tidak jarang rasa rindu kepada keluarga menjadi ujian tersendiri. Namun, tekad yang kuat untuk menggapai masa depan membuatnya terus bertahan dan melangkah maju.
“Alhamdulillah atas pencapaian putri kami tercinta, Citta Pratiwi Nury, yang pada tahun 2026 resmi menyandang gelar S.Ked (Sarjana Kedokteran),” ujar Nurkenda dengan suara penuh haru, Selasa (10/3/2026).
Bagi Nurkenda, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ia berharap pencapaian ini menjadi langkah awal bagi putrinya untuk melanjutkan perjalanan menuju profesi dokter, sehingga kelak dapat mengabdikan ilmu dan kemampuannya bagi masyarakat luas.
“Semoga keberhasilan menyandang gelar S.Ked ini menjadi awal dari langkah besar untuk memberikan manfaat, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat,” tuturnya.
Perjalanan pendidikan Citta dimulai sejak usia dini di TK Al Murtadho lulus pada tahun 2010. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan dasar di SD Al Murtadho lulus pada tahun 2016. Semangat belajar yang tinggi mengantarkannya menempuh pendidikan menengah pertama di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta lulus pada tahun 2019.
Lingkungan pendidikan pesantren turut membentuk karakter disiplin serta memperkuat nilai spiritual dalam dirinya. Setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren, Citta melanjutkan studi di SMA Negeri 1 Purwakarta lulus pada tahun 2022
Di bangku SMA, keinginannya untuk menjadi dokter semakin kuat. Ia menyadari bahwa jalan menuju dunia kedokteran bukanlah jalur yang mudah, tetapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya.
Tekad tersebut akhirnya membawanya melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang. Selama menjalani perkuliahan, Citta harus menghadapi berbagai tantangan akademik yang menuntut ketekunan, ketelitian, dan disiplin tinggi.
Namun berkat kerja keras, dukungan keluarga, serta doa yang selalu menyertainya, Citta mampu menyelesaikan studinya hingga akhirnya resmi meraih gelar Sarjana Kedokteran pada tahun 2026.
Keberhasilan ini pun menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Desa Cikampek Barat. Kisah perjuangan Citta menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah tersebut bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat, kerja keras, serta dukungan keluarga.
Di tengah segala keterbatasan, perjalanan Citta membuktikan bahwa harapan selalu memiliki jalan untuk menjadi kenyataan. Kini, langkahnya menuju profesi dokter telah terbuka, membawa harapan baru untuk dapat mengabdi dan memberi manfaat bagi banyak orang. ***Red
























