Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Banjir Karangligar, Pencarian Adi Suwardi Berakhir Duka
Peristiwa    Senin 19 Januari 2026    21:11:06 WIBKARAWANG -Harapan keluarga untuk menemukan Adi Suwardi dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Warga Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang itu ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang diduga akibat tenggelam di wilayah banjir, Senin (19/1/2026).
Proses pencarian korban berlangsung sejak laporan kehilangan diterima pihak kepolisian dari keluarga korban. Adi Suwardi diketahui terakhir kali terlihat sekitar pukul 13.00 WIB, berjalan seorang diri di sekitar wilayah Desa Karangligar yang saat itu masih terendam banjir cukup tinggi.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan menjelaskan bahwa pencarian dan evakuasi korban dipimpin langsung oleh Kapolsek Telukjambe Barat IPTU Reynal Dimas O.P. dengan melibatkan personel gabungan lintas instansi.
“Begitu menerima laporan dari keluarga, kami langsung bergerak melakukan pencarian bersama unsur terkait,” ujar IPDA Cep Wildan.
Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban berada. Personel gabungan yang terlibat antara lain Polsek Telukjambe Barat, Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, unsur TNI, BPBD Kabupaten Karawang, serta relawan Tagana. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet mengingat kondisi wilayah yang masih tergenang banjir.
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, Adi Suwardi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Petugas kemudian melakukan evakuasi dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan dan penanganan jenazah sesuai standar yang berlaku.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan evakuasi dan penanganan awal oleh kepolisian,” jelas Kasi Humas.
Usai dievakuasi, jenazah korban menjalani pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian untuk memastikan tidak adanya tanda-tanda kekerasan. Setelah proses tersebut selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Atas peristiwa ini, Polres Karawang menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah terdampak banjir, agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas berisiko di tengah genangan air guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di lokasi banjir yang arus dan kedalamannya sulit diprediksi,” pungkas IPDA Cep Wildan.***Red




























