Merawat Keluarga, Menguatkan Iman: PKK Kabupaten Bekasi Awali 2026 dengan Spirit Ramadan
Pemerintahan    Rabu 11 Februari 2026    00:37:46 WIBBEKASI – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bekasi menegaskan kembali perannya sebagai garda terdepan dalam penguatan ketahanan keluarga. Hal tersebut tercermin dalam Pertemuan Rutin PKK perdana Tahun Anggaran 2026 yang secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, di Aula Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Selasa (10/2).
Kegiatan yang dihadiri para kader PKK dari berbagai kecamatan ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus refleksi bersama dalam menyelaraskan program kerja PKK dengan nilai-nilai spiritual yang relevan dengan momentum Ramadan. Dalam sambutannya, Nia Yuniawati menegaskan bahwa pertemuan rutin PKK bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat komitmen, serta memastikan implementasi 10 Program Pokok PKK berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“PKK memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga. Karena itu, kekompakan kader, kesinambungan program, dan semangat pengabdian harus terus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat keluarga,” ujarnya.
Mengusung tema “Menjadi Istri Sholeha, Meraih Surga di Bulan Ramadan”, pertemuan tersebut menyoroti peran strategis perempuan, khususnya istri dan ibu, dalam membangun ketahanan keluarga. Menurut Nia, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan masyarakat, sehingga penguatan nilai spiritual di dalamnya menjadi kunci terciptanya lingkungan yang harmonis dan sejahtera.
Ia menekankan bahwa Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi sebagai momentum memperbaiki niat, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kualitas peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. “Setiap aktivitas PKK, sekecil apa pun, jika diniatkan sebagai ibadah, insyaallah akan bernilai pahala dan membawa keberkahan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Nia Yuniawati berharap seluruh kader PKK dapat menjadi teladan dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial selama Ramadan. Dengan demikian, PKK tidak hanya hadir sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan, tetapi juga sebagai penggerak moral dan spiritual di tengah masyarakat.
Pertemuan rutin PKK ini diharapkan menjadi awal yang kuat bagi pelaksanaan program-program TP-PKK Kabupaten Bekasi sepanjang 2026, sekaligus mempertegas komitmen PKK dalam membangun keluarga yang beriman, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah.***Samsudin
























