Jembatan Air Rasau, Kebanggaan Baru Warga Pemulutan yang Menghubungkan Harapan dan Kemajuan
Daerah    Kamis 19 Februari 2026    16:22:31 WIBPemulutan, Ogan Ilir – Rasa bangga dan syukur menyelimuti masyarakat Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, atas berdirinya Jembatan Air Rasau yang kini tampak megah membentang di ruas jalan Babatan Saudagar–Sri Jabo. Pembangunan infrastruktur strategis ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pemerataan pembangunan di daerah.
Proyek jembatan yang menelan anggaran sebesar Rp11.623.210.600 tersebut dibangun oleh kontraktor PT Sultan Artha Perkasa, di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Provinsi Sumatera Selatan. Meski sempat menghadapi sejumlah kendala teknis dan tantangan cuaca, pembangunan Jembatan Sungai Rasau akhirnya dapat dirampungkan sesuai target.
Selama ini, akses penghubung di wilayah tersebut hanya mengandalkan jembatan standar kabupaten berupa pipa besi yang dinilai sudah tidak lagi memadai seiring meningkatnya arus kendaraan dan aktivitas masyarakat. Sejalan dengan perkembangan kawasan, ruas jalan ini kini diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan ditingkatkan menjadi infrastruktur berstandar provinsi bahkan nasional.
Herman Deru selaku Gubernur Sumatera Selatan mendapat apresiasi luas dari masyarakat atas komitmennya mendorong pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Dinas PU BMTR Provinsi Sumsel, Ir. M. Affandi, ST., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., atas peran aktifnya dalam merealisasikan proyek tersebut.
Morry Iskandar, warga sekaligus wartawan yang berdomisili di Kecamatan Pemulutan, mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran jembatan ini. Menurutnya, masyarakat tak pernah membayangkan akan memiliki jembatan semegah dan sekokoh ini.
“Walaupun saat ini belum rampung seratus persen, kemegahannya sudah terlihat jelas. Ini menjadi kebanggaan besar bagi kami. Jembatan ini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi juga simbol kemajuan daerah,” ujarnya.
Jembatan Air Rasau dibangun dengan rangka bermerek Wagner, salah satu merek ternama yang dikenal memiliki standar kualitas tinggi. Keberadaannya kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga digadang-gadang menjadi ikon baru di perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir.
Dengan hadirnya Jembatan Air Rasau, mobilitas masyarakat di Kecamatan Pemulutan diharapkan semakin lancar, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan.
Pembangunan ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur bukan sekadar beton dan baja, melainkan jembatan harapan yang menghubungkan masa kini dengan masa depan masyarakat.***Morry




























