Habbina
Puluhan Tahun Terabaikan, Jembatan Keramasan Jadi Ancaman Nyawa Warga
0 Komentar 90 pembaca

Puluhan Tahun Terabaikan, Jembatan Keramasan Jadi Ancaman Nyawa Warga

Peristiwa

PALEMBANG,infonusa news.com-Keluhan masyarakat Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati , Seberang Ulu 1, Palembang, kini mencapai titik didih. Jembatan Keramasan (Jembatan Beli) di Jalan Putri Dayang Rindu yang telah rusak parah selama puluhan tahun kini kondisinya kian mencekam, namun hingga detik ini belum ada tindakan nyata dari instansi terkait.

Kondisi lantai jembatan yang terbuat dari kayu sudah dalam keadaan lapuk, berlubang, dan bergoyang setiap kali dilintasi kendaraan. Warga menilai pemerintah setempat seolah menutup mata terhadap potensi tragedi kemanusiaan yang mengintai di jalur tersebut.

Kritik Tajam & Fakta di Lapangan:
Pembiaran Massal: Perbaikan permanen tidak pernah menyentuh jembatan ini selama berpuluh-puluh tahun. Masyarakat mempertanyakan ke mana larinya anggaran pemeliharaan infrastruktur untuk wilayah Seberang Ulu 1.

Keselamatan Taruhannya: Dengan kondisi kayu yang rapuh, jembatan ini bukan lagi sarana transportasi, melainkan "perangkap maut" bagi pengendara motor maupun pejalan kaki yang terpaksa melintas.

Ketimpangan Pembangunan: Warga Keramasan merasa dianaktirikan. Di saat pusat kota dipercantik, akses vital di wilayah mereka dibiarkan membusuk tanpa ada solusi konkret.

Desakan Kepada Instansi Terkait (PUPR/Pemkot Palembang/Pemprov Sumsel):
Masyarakat Keramasan menuntut jawaban tegas: "Apakah harus terjadi korban jiwa dulu baru ada perbaikan?"

Kami mendesak agar:
Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) segera melakukan audit struktur dan perbaikan darurat sebelum jembatan benar-benar ambruk.
Gubernur/Walikota turun langsung ke lokasi untuk melihat bagaimana rakyatnya bertaruh nyawa setiap hari.

Transparansi Anggaran: Segera umumkan kapan renovasi total jembatan ini akan masuk dalam skema pembangunan tahun ini.
"Kami bosan dengan janji atau sekadar survei tanpa realisasi.

Jembatan ini adalah urat nadi kami. Jika terus dibiarkan, jangan salahkan warga jika muncul mosi tidak percaya terhadap pemerintah daerah," tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.***morry/tim

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top