Pesantren Ummahat Ramadhan, Kang Akur Ajak Perkuat Keimanan dan Kebersamaan di Subang
Daerah    Senin 23 Februari 2026    07:14:44 WIBSUBANG - Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Aula Erdogan Ma’had LTIQ As-Syifa Jalancagak, Minggu (22/2/2026). Sekitar 1.500 peserta memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan Pesantren Ummahat Ramadhan, bagian dari syiar bulan suci di Kabupaten Subang.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi yang akrab disapa Kang Akur, hadir langsung memberikan dukungan. Dalam sambutannya, ia mengajak para peserta—yang mayoritas kaum ibu—untuk menjaga semangat kebersamaan serta istiqomah dalam mengikuti kegiatan keagamaan.
“Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali. Mudah-mudahan keistiqomahan ibu-ibu sekalian dalam mengikuti Pesantren Ramadhan ini terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan dibuka oleh Ustadz Agus Pudjiarta yang dalam tausiyahnya menekankan pentingnya konsistensi pengajian di setiap kecamatan sebagai bagian dari penguatan keimanan masyarakat. Ia berharap, semangat pengajian yang tumbuh di berbagai wilayah dapat dihimpun dalam skala yang lebih besar.
“Mudah-mudahan kalau setiap kecamatan ada pengajian seperti ini, Masya Allah Tabarakallah. Potensi-potensi itu nanti kita kumpulkan. Insya Allah suatu saat di depan Alun-Alun Kabupaten Subang,” tuturnya penuh harap.
Kang Akur pun menyambut gagasan tersebut. Ia bahkan membayangkan Pesantren Ummahat digelar lebih besar tahun depan, dengan menghadirkan ribuan jamaah di ruang terbuka sebagai simbol syiar Islam yang inklusif dan membumi.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Subang: terwujudnya daerah yang unggul, maju, kompetitif, serta religius dalam bingkai pembangunan berkelanjutan.
“Religius artinya masyarakat Subang memiliki semangat dan kedekatan dengan Rabb-nya. Apa yang dilakukan As-Syifa bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga membangun karakter masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah atas konsistensinya menyebarkan nilai-nilai Islam, tak hanya bagi warga Subang, tetapi juga bagi santri dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan Jazakumullahu khairan katsiran. Semoga yayasan semakin diberkahi Allah SWT,” katanya.
Menutup sambutannya, Kang Akur mengajak seluruh peserta memaksimalkan ibadah Ramadhan dengan kesungguhan dan keikhlasan.
“Versi saya, jadikan seolah-olah Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir bagi kita. Mudah-mudahan tahun depan kita dipertemukan kembali, dan ibadah kita lebih baik dari tahun ke tahun,” pesannya.
Di akhir acara, ia menitipkan pesan agar masyarakat menjaga dan mendukung keberlangsungan As-Syifa sebagai aset umat. Baginya, keberadaan lembaga pendidikan berbasis keislaman seperti ini menjadi pilar penting dalam membangun Subang yang religius dan berkarakter.***Red Ahas



























