Antisipasi Kemacetan di KM 66, Kapolda Jabar Cek Kesiapan Tol Alternatif Jakarta-Cikampek Jelang Lebaran
POLRI    Selasa 24 Februari 2026    20:25:00 WIBKarawang – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Rudi Setiawan melakukan pengecekan langsung ke ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan. Pengecekan yang dilakukan pada Selasa (24/2/2026) ini bertujuan memastikan kesiapan jalur alternatif tersebut beroperasi secara fungsional guna mengantisipasi kemacetan parah di titik-titik raya, khususnya di KM 66 Tol Jakarta-Cikampek eksisting .
Kedatangan Kapolda Jabar disambut oleh jajaran terkait, termasuk Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah dan Kasat Lantas Polres Karawang AKP Sudirianto. Dalam peninjauannya, Irjen. Pol. Rudi Setiawan menyoroti pentingnya ruas tol baru ini sebagai solusi pemecah kepadatan yang selama ini selalu terjadi di KM 66, terutama saat puncak arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta .
"Kami ingin memastikan secara langsung kesiapan Tol Japek II Selatan ini. Ini adalah salah satu upaya kita untuk memberikan alternatif bagi pemudik, sehingga beban di tol eksisting bisa berkurang dan perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman," ujar Kapolda di sela-sela inspeksi.
Tol Japek II Selatan, khususnya Seksi Setu–Sukabungah, dipastikan akan difungsionalkan secara terbatas selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Dirut PT Jasa Marga sebelumnya menyatakan bahwa ruas ini ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026 dan siap diuji coba fungsional . Kapolda menegaskan bahwa seluruh aspek pendukung, seperti penerangan jalan dan rambu-rambu, harus benar-benar siap demi keselamatan pengendara.
"Pastikan lampu penerangan berfungsi optimal dan marka jalan jelas. Jangan sampai jalur yang baru ini malah menimbulkan kerawanan baru karena kurangnya infrastruktur pendukung," tegas Irjen. Pol. Rudi Setiawan kepada para petugas di lapangan.
Selain mengecek infrastruktur, Kapolda juga berkoordinasi dengan Kasat Lantas Karawang, AKP Sudirianto, mengenai skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan. Pihaknya akan mengintegrasikan pengoperasian tol fungsional ini dengan sistem contra flow dan one way yang telah direncanakan di tol utama, yaitu di KM 47 hingga KM 70 .
"Kita harus memastikan titik temu atau crossing antara tol baru dengan tol eksisting di Sadang bisa dikelola dengan baik. Jangan sampai malah menimbulkan kemacetan baru," tambah AKP Sudirianto, mendampingi penjelasan Kapolda.
Dengan dioperasikannya Tol Japek II Selatan, kendaraan dari arah Bandung tidak perlu lagi menumpuk di KM 66. Mereka dapat keluar dan mengambil jalur alternatif ini untuk menuju Jakarta, sehingga diharapkan dapat mendistribusikan volume kendaraan secara lebih merata . Ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah bersama Korlantas Polri dalam mengelola arus mudik nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) .
Kapolda Jabar berharap kehadiran jalur alternatif ini dapat meminimalisir kemacetan yang kerap menjadi momok setiap tahunnya. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik tetap aman dan lancar .
Pengecekan ini merupakan rangkaian dari persiapan Polda Jabar dalam menyambut Operasi Ketupat Lodaya 2026. Selain Tol Japek II Selatan, Polda Jabar juga telah meninjau sejumlah jalur alternatif lainnya, termasuk jalur selatan Cianjur, untuk memastikan seluruh ruas jalan yang akan dilintasi pemudik dalam kondisi layak dan aman.




























