Bazar Ramadan, Ruang Hangat Warga Sumedang Penuhi Kebutuhan Sambil Berbagi Cerita
Pemerintahan    Selasa 24 Februari 2026    22:07:55 WIBSUMEDANG – Menjelang waktu berbuka, suasana di Pusat Oleh-Oleh Bojong Jatimulya, Sumedang, terasa lebih hidup dari biasanya. Deretan stan tertata rapi, aroma jajanan takjil menyeruak, dan warga datang silih berganti. Di tempat inilah Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DiskopUKMPP) bersama pelaku UMKM menggelar Bazar Ramadan sejak Selasa (24/2/2026) hingga 15 Maret 2026.
Bazar ini bukan sekadar tempat transaksi jual beli. Ia menjadi ruang pertemuan warga yang mencari kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menikmati suasana Ramadan yang hangat.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang meninjau langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa bazar ini dihadirkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.
“Bazar Ramadan menjadi tempat bagi warga untuk berbelanja dengan harga terjangkau dalam memenuhi kebutuhan di bulan puasa,” ujar Dony.
Ia meminta DiskopUKMPP terus menggencarkan promosi agar semakin banyak warga mengetahui dan memanfaatkan bazar tersebut. Menurutnya, keberadaan bazar tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM lokal.
Di antara para pengunjung, Dewi tampak sibuk memilih bahan pokok. Ia mengaku terbantu dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga pasaran.
“Kebutuhan sembakonya lengkap, dari mulai gula, minyak, beras, sayuran dan lainnya. Harganya cukup murah. Kepada yang lainnya mari berbelanja di sini sambil ngabuburit,” tuturnya dengan senyum.
Selain sembako dan jajanan takjil, bazar juga menyediakan layanan kesehatan serta administrasi kependudukan. Kehadiran layanan ini membuat warga bisa mengurus berbagai kebutuhan dalam satu lokasi, tanpa harus berpindah tempat.
Bazar Ramadan di Sumedang menghadirkan lebih dari sekadar kemudahan berbelanja. Ia menjadi simbol gotong royong pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat yang saling menguatkan di bulan penuh berkah. Di tengah tantangan ekonomi, ruang-ruang seperti ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama.***Cece Ruhiyat







Ada 1 Komentar untuk Berita Ini