Habbina
Longsor Cisoka, Pemkab Sumedang Bergerak Cepat Lindungi Warga dari Ancaman Susulan
0 Komentar 98 pembaca

Longsor Cisoka, Pemkab Sumedang Bergerak Cepat Lindungi Warga dari Ancaman Susulan

Pemerintahan

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat merespons bencana longsor yang terjadi di kawasan perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan. Langkah sigap dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mencegah potensi bencana susulan di tengah tingginya curah hujan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, turun langsung meninjau lokasi longsoran. Dari hasil pemantauan, longsor terlihat cukup besar, membentang dari puncak lereng hingga ke area bawah, menunjukkan adanya potensi kerawanan lanjutan jika tidak segera ditangani.

“Pemerintah bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap titik-titik rawan,” ujar Tuti, (24/2).

Selain memastikan stabilitas lereng, Pemkab Sumedang juga mengantisipasi risiko banjir bandang. Material longsor dikhawatirkan menyumbat aliran air menuju Sungai Cihonje. Untuk itu, pembersihan dilakukan dengan melibatkan personel TNI, Kodim, BPBD, serta unsur pemerintah desa.

“Dilakukan pembersihan material agar tidak terjadi sumpatan air yang dapat memicu banjir bandang,” tambahnya.

Dalam penanganan ini, Pemkab Sumedang turut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk relawan Fly for Humanity yang membantu pemetaan kondisi longsoran menggunakan drone. Teknologi tersebut dinilai membantu mempercepat identifikasi area terdampak dan titik rawan.

Pemantauan di kawasan rawan longsor Cisoka dilakukan secara komprehensif dan terpadu. Perangkat daerah, aparat kewilayahan, BPBD, TNI-Polri, hingga pemerintah desa dilibatkan untuk mengecek stabilitas tanah, kondisi drainase, serta aliran air di sekitar lokasi. Kesiapsiagaan masyarakat yang bermukim di sekitar lereng juga menjadi perhatian utama.

Di sisi lain, pemerintah daerah terus menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana. Warga diimbau mengenali tanda-tanda awal longsor, seperti munculnya retakan tanah, pohon yang mulai miring, hingga perubahan aliran air yang tidak biasa. Apabila menemukan gejala tersebut, masyarakat diminta segera melapor sebagai bagian dari langkah deteksi dini.

Sebagai upaya preventif, pembersihan saluran drainase dan penguatan tebing di sejumlah titik rawan terus dilakukan. Pemerintah berharap langkah-langkah cepat dan kolaboratif ini dapat meminimalkan risiko serta melindungi keselamatan warga di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.***Cece Ruhiyat

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top