Dari Sukabumi untuk Indonesia: Ayep Zaki Hadirkan Harapan Lewat Program 12 PAS
Pemerintahan    Selasa 24 Februari 2026    21:58:57 WIBKota Sukabumi kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana menyerahkan santunan dan bantuan kepada 10 warga Pemerlu Atensi Sosial (PAS) di Kelurahan Nanggeleng dan Gedong Panjang.
Melalui Program 12 PAS yang digagas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, setiap penerima memperoleh paket sembako serta santunan tunai sebesar Rp1 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa keberlangsungan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta sejumlah BUMN menjadi fondasi kuat pelaksanaan bantuan sosial tersebut.
Sejumlah perusahaan yang turut berkontribusi di antaranya Bank BJB, Bank Negara Indonesia, Pegadaian, Permodalan Nasional Madani, Bank Syariah Indonesia, serta Bank Rakyat Indonesia.
“Mereka semua mendukung dan mengharapkan program ini terus berlanjut. Alhamdulillah kita juga didukung oleh BUMN dan Baznas,” ujar Ayep. (24/02).
Ia berharap, Program 12 PAS tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, melainkan mampu berkembang menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang melibatkan dunia usaha secara lebih luas. Bahkan, Ayep mencanangkan program ini sebagai role model nasional.
“Kota Sukabumi mencanangkan program ini menjadi contoh atau model di seluruh wilayah Indonesia. Jadi slogan kami ‘Dari Sukabumi Untuk Indonesia’ benar adanya,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinsos Kota Sukabumi Asep Suhendrawan, Sekretaris Dinsos Kota Sukabumi dr. Lulis Delawati, serta Camat Citamiang Aries Ariandi.
Program 12 PAS menjadi potret bagaimana kolaborasi pemerintah, lembaga zakat, dan BUMN dapat berpadu dalam satu tujuan: menghadirkan harapan dan keberpihakan nyata bagi warga yang membutuhkan. Di tengah berbagai tantangan sosial, langkah kecil yang konsisten kerap menjadi pijakan besar menuju perubahan.***Dadan Sundana




























