Sambut Idulfitri 1447 H, Karawang Gelar Festival Ngadulag di Tiga Zona
Pemerintahan    Minggu 15 Maret 2026    21:42:43 WIBKARAWANG – Dentuman bedug yang berpadu dengan gema takbir akan kembali menghidupkan suasana malam takbiran di Kabupaten Karawang. Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan Festival Bedug (Ngadulag) Tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2026 sebagai ruang kebersamaan warga dalam menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.
Festival yang mengusung tema “Dengan Gema Takbir Mari Lestarikan Budaya Ngadulag Dalam Semangat Persatuan Untuk Karawang Maju” ini akan digelar pada malam 1 Syawal 1447 H, menyesuaikan hasil sidang isbat pemerintah pusat. Kegiatan dijadwalkan mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Tradisi ngadulag—menabuh bedug secara bersama-sama—telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Karawang saat menyambut hari kemenangan. Melalui festival ini, pemerintah daerah ingin menjaga tradisi tersebut tetap hidup sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.
Tak sekadar perlombaan seni tabuh bedug, festival ini juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kecamatan masing-masing yang tampil. Antusiasme warga diperkirakan akan memadati sejumlah titik lokasi penyelenggaraan.
Agar partisipasi masyarakat lebih merata, kegiatan dibagi ke dalam tiga zona.
Zona pertama akan berlangsung di halaman depan Kantor Bupati Karawang, melibatkan Kecamatan Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Karawang Barat, Karawang Timur, Tegalwaru, Pangkalan, Klari, Purwasari, Majalaya, dan Ciampel.
Sementara zona kedua dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Cikampek, diikuti Kecamatan Cilamaya Wetan, Telagasari, Lemahabang, Tempuran, Cilamaya Kulon, Cikampek, Jatisari, Tirtamulya, Banyusari, dan Kotabaru.
Adapun zona ketiga digelar di halaman Kantor Kecamatan Jayakerta dengan peserta dari Kecamatan Rengasdengklok, Kutawaluya, Rawamerta, Jayakerta, Cilebar, Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Cibuaya, dan Pakisjaya.
Melalui festival ini, pemerintah berharap tradisi ngadulag tidak hanya menjadi simbol kegembiraan menyambut Idulfitri, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Di malam takbiran nanti, dentuman bedug yang bergema dari berbagai penjuru Karawang diharapkan menjadi penanda kemenangan setelah sebulan berpuasa sekaligus simbol persatuan masyarakat menuju Karawang yang semakin maju.***Red
























