Antisipadi Penumpukan Arus Mudik Personel Sat Samapta Dikerahkan untuk Urai Lalin di Simpang Tanjungpura
POLRI    Selasa 17 Maret 2026    16:55:29 WIBPolres Karawang – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Karawang menerjunkan personelnya untuk melaksanakan patroli pengurai arus lalu lintas di kawasan Pertigaan KPU, Jalur Alternatif (Alteri) Tanjungpura. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya maksimal dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.
Pantauan di lokasi pada Selasa (17/3/2026) pukul 10.00 WIB, personel Sat Samapta terlihat sigap mengatur lalu lintas di pertigaan yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kepadatan di jalur alternatif tersebut. Patroli pengurai ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan, terutama bagi para pemudik yang memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di jalan tol.
Kehadiran personel berseragam lengkap ditengah simpang tiga ini bertujuan untuk memecah kepadatan dan memastikan arus kendaraan dari berbagai arah dapat bergerak bergantian dengan lancar. Selain melakukan pengaturan, petugas juga siaga memberikan bantuan jika diperlukan oleh para pengguna jalan.
"Kegiatan patroli pengurai ini difokuskan di titik-titik rawan kemacetan, salah satunya di Pertigaan KPU Jalur Alteri Tanjungpura ini. Kami ingin memastikan para pemudik yang melalui jalur alternatif juga merasakan kelancaran dan keamanan yang sama," ujar salah seorang petugas di lapangan.
Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, situasi arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau aman dan terkendali. Tidak terlihat adanya antrean panjang kendaraan berkat pengaturan yang dilakukan personel Sat Samapta.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat patroli di berbagai titik, termasuk di jalur-jalur alternatif. "Kami berharap dengan kehadiran personel di lapangan, masyarakat pemudik merasa lebih aman dan nyaman. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik selama Operasi Ketupat Lodaya 2026," pungkas Kapolres.




























