Harapan Baru Warga Karawang pada Transportasi Publik yang Lebih Merata
Pemerintahan    Selasa 07 April 2026    11:07:10 WIBKARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong penguatan transportasi publik sebagai bagian dari strategi efisiensi sekaligus upaya meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengakui bahwa kondisi transportasi publik di wilayahnya hingga saat ini masih belum merata. Keterbatasan jangkauan angkutan kota menjadi salah satu persoalan yang paling dirasakan warga.
“Kita akui, untuk transportasi seperti angkot di Karawang memang masih minim,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Di tengah keterbatasan tersebut, pemerintah daerah mulai menaruh harapan besar pada pengembangan Kereta Rel Listrik (KRL) sebagai solusi transportasi massal yang lebih efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan.
Menurut Aep, proyek KRL menjadi bagian penting dalam upaya membenahi sistem transportasi publik di Karawang. Berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, pembangunan direncanakan mulai pada 2027 dan ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat pada 2028.
“Program KRL ini terus kita kawal. Insyaallah 2027 mulai berjalan dan 2028 sudah bisa digunakan masyarakat Karawang,” jelasnya.
Ia menilai, kehadiran KRL nantinya tidak hanya menjawab keterbatasan transportasi publik, tetapi juga mendorong perubahan pola mobilitas masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi massal.
Selain itu, penguatan transportasi publik juga dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung kebijakan efisiensi, terutama dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Pemerintah Kabupaten Karawang pun menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proyek KRL dapat segera direalisasikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.***Red Emn




























