Merawat Bakat, Menumbuhkan Karakter: Ratusan Siswa SD Karawang Tampil Penuh Percaya Diri di FLS3N 2026
Pendidikan    Kamis 16 April 2026    06:05:46 WIBKarawang - Semangat kreativitas dan ekspresi seni mewarnai gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Karawang. Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini berlangsung meriah di Lawasan Caraka dan Taman Mandar, Kecamatan Tempuran, Selasa (14/4/2026), dengan melibatkan ratusan siswa dari berbagai wilayah.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang strategis untuk membangun karakter dan menggali potensi siswa di bidang seni dan sastra sejak dini.
Menurutnya, pendidikan yang utuh tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu menumbuhkan nilai-nilai kreativitas, keberanian, serta kecintaan terhadap budaya.
“FLS3N ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk berkreasi, berinovasi, dan berani tampil. Seni dan sastra mengajarkan nilai budaya, moral, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, para siswa diharapkan mampu mengenali jati diri bangsa sekaligus memperkuat identitas budaya, baik lokal maupun nasional.
“Kami ingin generasi muda Karawang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan identitas budaya yang kokoh. Dari sinilah kita berharap lahir talenta kreatif yang mampu bersaing hingga tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Disdikbud Karawang, Yanto, menyebut FLS3N sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan dalam mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri siswa.
“Kegiatan ini membuka ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengekspresikan bakatnya. Harapannya, akan muncul talenta-talenta unggul yang mampu membawa nama Karawang ke tingkat provinsi hingga nasional,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan sekolah dalam mendampingi siswa agar terus berkembang secara menyeluruh, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.
FLS3N tahun ini diikuti oleh 237 peserta yang merupakan perwakilan dari 30 korwilcambidik se-Kabupaten Karawang. Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari tari kreasi, menyanyi solo, pantomim, gambar bercerita, mendongeng, hingga kriya.
Dari hasil perlombaan, sejumlah siswa berhasil meraih juara pertama di masing-masing cabang. Di antaranya Raisa Arrizki dari SDN Karyasari II (mendongeng), Muhammad Aditya Addin dari SDIT MTA Karawang (menulis cerita), Arya Dinata dari SDN Wanakerta III (kriya), Muhammad Azis dari SDN Cengkong I (menyanyi solo), tim SDN Karangpawitan I (pantomim), serta Arya Dinata dari SDN Nagasari VI (tari kreasi).
Lebih dari sekadar kompetisi, FLS3N diharapkan menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh siswa untuk menyalurkan bakat seni sekaligus berkontribusi dalam pelestarian budaya bangsa.
“Melalui FLS3N, kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan menunjukkan potensi terbaiknya,” pungkas Yanto.***Red Emn/Yan

























