Menyapa Leluhur, Meneguhkan Arah: Ziarah Jadi Pengingat Jalan Panjang Sumedang
Pemerintahan    Selasa 21 April 2026    11:36:17 WIBSUMEDANG - Di tengah peringatan Hari Jadi ke-448 Sumedang, langkah-langkah khidmat mengarah ke Pasarean Gede. Di sana, tradisi ziarah kembali digelar—bukan sekadar seremonial, melainkan ruang sunyi untuk menyapa sejarah dan meneguhkan arah masa depan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, memimpin langsung ziarah ke Makam Pangeran Santri, Senin (20/04/2026). Dalam suasana yang sarat makna, ia menegaskan bahwa ziarah adalah cara sederhana namun mendalam untuk merawat ingatan kolektif.
“Ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan para leluhur dengan kerja nyata dan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Bagi Tuti, nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu—pengabdian, keikhlasan, dan kebersamaan—bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus hidup dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan. Ia menyebut, capaian Sumedang hari ini berdiri di atas fondasi kuat yang telah dirintis para leluhur.
Momentum Hari Jadi Sumedang, lanjutnya, menjadi ajakan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali merapatkan barisan. Persatuan dan komitmen dinilai menjadi kunci agar cita-cita kesejahteraan dapat terus diperjuangkan.
“Semangat para leluhur harus terus kita hidupkan agar Sumedang semakin maju dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.
Di antara doa dan tabur bunga, ziarah ini menghadirkan pesan yang tak lekang oleh waktu: bahwa masa depan daerah dibangun dengan menghormati masa lalu dan melanjutkannya dengan kerja nyata.***Red Cece Ruhiyat

























