Menjaga Harmoni demi Masa Depan Ekonomi Kuningan
Pemerintahan    Jumat 24 April 2026    22:42:32 WIBKUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya membangun fondasi ekonomi daerah yang kokoh melalui hubungan industrial yang harmonis. Upaya ini dipandang sebagai kunci menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus menarik minat investasi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat menghadiri rapat koordinasi sinergitas ketenagakerjaan bersama pengusaha dan perwakilan perusahaan di Kuningan, Jumat (24/4/2026).
Di hadapan para pelaku industri, Dian menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Menurutnya, sinergi tripartit bukan sekadar konsep, melainkan fondasi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif, dan pekerja membutuhkan perusahaan yang berkembang. Ketika keduanya berjalan selaras, Kuningan akan semakin dilirik investor,” ujarnya.
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kuningan saat ini tengah diproyeksikan sebagai kawasan strategis Agro-Megapolitan di wilayah Ciayumajakuning. Dukungan pembangunan akses tol dan rencana kawasan industri di Kuningan Timur menjadi magnet baru, meski tetap dibarengi komitmen menjaga kelestarian lingkungan sebagai daerah konservasi.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menambahkan bahwa forum tersebut juga menjadi bagian dari persiapan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Sejumlah perusahaan di Kuningan disebut siap berpartisipasi dalam perayaan yang akan dipusatkan di Monas, Jakarta.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas keberangkatan bagi pekerja. Ini bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap peran mereka,” kata Tuti.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kuningan, Toto Toharudin, memastikan peringatan May Day juga akan digelar di tingkat lokal pada 10 Mei 2026. Agenda tersebut akan diisi dengan hiburan, doorprize, hingga bursa kerja sebagai upaya mempertemukan tenaga kerja dengan peluang industri.
Lebih dari sekadar perayaan, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang terintegrasi dengan program pemerintah pusat.
Melalui langkah ini, Pemkab Kuningan berharap komunikasi lintas sektor semakin terbuka, sehingga hubungan industrial yang sehat tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.***Red-Ading Permana
























