Tangis Perpisahan Iringi 445 Jemaah Haji Kuningan, Harapan Mengalir Menuju Tanah Suci
Daerah    Minggu 26 April 2026    21:24:56 WIBKUNINGAN – Isak tangis pecah di pelataran Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Minggu (26/4/2026). Suasana haru menyelimuti momen pelepasan ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuningan yang bersiap menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Sebanyak 445 jemaah Kloter 8 dilepas langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar. Pelukan hangat keluarga, doa yang dipanjatkan, hingga linangan air mata menjadi pemandangan yang tak terelakkan saat para “tamu Allah” melangkah menuju kendaraan pemberangkatan.
Di antara para jemaah, sosok Ibu Anis (78) dari Kelurahan Cijoho menjadi potret keteguhan. Perempuan yang sehari-hari berjualan bolu kukus dan odading di Pasar Baru itu mengaku bersyukur akhirnya mendapat kesempatan berhaji setelah menunggu bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, ini panggilan Allah. Mohon doa agar kami semua diberi kelancaran dan kesehatan,” ujarnya lirih, dengan mata berkaca-kaca.
Rangkaian pemberangkatan dipusatkan di kawasan Kuningan Islamic Center yang telah disterilkan demi kelancaran acara. Aparat gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan turut mengawal proses tersebut agar berjalan tertib dan aman.
Para jemaah dijadwalkan menuju Asrama Haji Indramayu pada Minggu sore, sebelum diberangkatkan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Senin (27/4/2026).
Ketua PPIH Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, menjelaskan total jemaah terdiri dari 439 calon haji, empat petugas kloter, dan dua Petugas Haji Daerah (PHD). Mereka berasal dari berbagai KBIHU serta jemaah mandiri.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut keikhlasan dan kesabaran. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah.
“Layani para tamu Allah dengan sepenuh hati,” pesannya kepada para petugas.
Tak hanya itu, ia menitipkan harapan kepada para jemaah agar turut mendoakan daerah asalnya, Kabupaten Kuningan.
“Berangkatlah dengan niat yang bersih, laksanakan dengan jiwa yang tulus, dan pulanglah membawa keberkahan untuk Kuningan Melesat,” tuturnya.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, meninggalkan jejak haru sekaligus harapan besar agar seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji mabrur.***Red-Ading Permana




























