Direktur Utama PT KAI Pastikan: Duka di Rel Bekasi Timur, Tak Ada Petugas KAI Jadi Korban
Peristiwa    Selasa 28 April 2026    15:58:51 WIBBekasi – Di tengah duka mendalam akibat tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, secercah kabar menenangkan datang dari internal perkeretaapian. Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan seluruh petugas dalam kondisi selamat.
Dalam jumpa pers di lokasi kejadian, Selasa (28/4/2026), Bobby menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dari unsur petugas KAI. Ia juga memastikan masinis yang terlibat dalam insiden tersebut telah berhasil menyelamatkan diri dan berada dalam kondisi baik.
“Untuk korban dari KAI tidak ada. Masinis sudah di luar, kondisinya baik,” ujarnya.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, turut menyampaikan perkembangan kondisi korban selamat. Ia memastikan para penumpang yang telah dievakuasi masih dapat berkomunikasi dengan baik, meski tetap berada dalam pengawasan ketat tim medis.
“Korban yang saat ini masih dalam kondisi hidup, alhamdulillah masih bisa berkomunikasi dengan baik. Tim medis terus mendampingi untuk memberikan tindakan jika ada perubahan kondisi,” kata Syafii.
Tragedi yang dipicu oleh mogoknya sebuah taksi listrik di perlintasan rel ini meninggalkan luka mendalam. Data akhir mencatat 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
Saat ini, upaya pembersihan puing-puing kereta terus dikebut guna mempercepat normalisasi jalur rel. Sementara itu, para korban luka menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi Timur, dengan jaminan biaya dari pemerintah serta pengawasan medis yang terus diperkuat.
Di balik angka-angka itu, tersimpan kisah pilu para korban dan keluarga yang terdampak—sebuah pengingat akan pentingnya keselamatan di setiap perjalanan.***Red-Sam

























