Kukuhkan Forum MTA, Bupati Sukabumi Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Melayani
Pemerintahan    Selasa 05 Mei 2026    11:29:17 WIBSUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mempertegas arah pembangunan sumber daya manusia aparatur berbasis nilai keagamaan melalui pengukuhan Forum Majelis Ta’lim Aparatur (MTA). Pengukuhan yang dipimpin langsung Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di Pendopo Kabupaten, Selasa (5/5/2026), menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang berintegritas dan berorientasi pelayanan publik.
Forum MTA yang dinakhodai Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, untuk periode 2025–2030 itu dirancang sebagai ruang strategis bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat silaturahmi, menyerap aspirasi, serta merumuskan arah kebijakan keagamaan yang relevan dengan dinamika kerja pemerintahan.
Tak sekadar wadah pengajian, forum ini diharapkan menjadi pusat pengkajian dan pengembangan program keagamaan yang mampu meningkatkan kualitas spiritual sekaligus profesionalitas aparatur. Dengan pendekatan yang terstruktur, Forum MTA diharapkan dapat mendorong efektivitas pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan Pemkab Sukabumi.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari strategi pembangunan SDM aparatur. Ia menilai, penguatan nilai religius menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter ASN yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab.
“Kehadiran Forum MTA ini merupakan ikhtiar bersama untuk membawa perubahan positif, khususnya dalam membangun mental dan spiritual aparatur. Nilai-nilai keimanan harus menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menaruh harapan besar agar Forum MTA mampu menjadi motor penggerak dalam menumbuhkan budaya kerja yang berlandaskan nilai religius. Hal itu, menurutnya, selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi menuju daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
Ia mendorong kepengurusan forum untuk menghadirkan inovasi dakwah yang adaptif dan kontekstual, sehingga mampu menjawab tantangan serta kebutuhan ASN di tengah kompleksitas tugas pemerintahan.
“Program yang disusun harus menarik, menyejukkan, dan relevan dengan lingkungan kerja aparatur. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneguhkan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan melayani, dengan berlandaskan iman dan takwa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan pengajian aparatur kini telah dirancang lebih sistematis. Melalui penyusunan kurikulum dan pelibatan para da’i terbaik, kegiatan keagamaan diharapkan berjalan lebih terarah dan berdampak nyata.
“Kurikulum yang telah disusun akan terus dievaluasi bersama Forum MTA, sehingga menghasilkan formulasi pembinaan yang semakin efektif dan sesuai kebutuhan aparatur,” pungkasnya.
Dengan pengukuhan Forum MTA ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual sebuah fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan.***Red-Dadan Sundana



























